UPAYA PEMBINAAN KETAHANAN SOSIO-BUDAYA REMAJA MELALUI MODEL MONOLINGUISTIK PRANCIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ASING DI SMA NEGERI 4 PURWOKERTO

Tri Asiati, Monika Herliana, Rizki Utami

Abstract


This program generally aims to apply the result of research while the specific objectives are : (1) directing the attitudes and behaviour of teenagers in accordance  with values of local wisdom, (2) instilling a sense of love for national language and culture, (3) instilling a sense of love for regional languages and cultures, (4) inculcating the respect and the tolerance for other languages and other cultures, (5) instilling the universality and the unity of national languages, and (6) fostering the language creativity as a form of teenagers socio-cultural resilience where located at SMA Negeri 4 Purwokerto as a form of applying research results with the title "Adaptasi Model Monolinguistik Prancis dan Eksistensi Lembaga Budaya dalam Meningkatkan Ketahanan Lingua Franka” In this case, the methods used are: presentation, discussion, and practice. Finally, the indicators of success are measured through evaluations with pre-test and post-test in order to determine the effectiveness of the French monolinguistic.


Full Text:

12-23

References


Anak UI.Com (14 Maret 2015) 5 Bahasa Asing yang Dipelajari Orang Indonesia. Dalam https://www.anakui.com/5-bahasa-asing-yang-banyak-dipelajari-orang-indonesia/#.Xb4vEeYzbIU. Diakses pada tanggal 21 Oktober 2019, pukul 12.00 WIB

Asiati, Tri (2018) Adaptasi Model Monolingustik Prancis dan Eksistensi Lembaga Budaya dalam Meningkatkan Ketahanan Lingua Franka. Dalam Jurnal Ketahanan Nasional Vol 4, ed 2018. Yogyakarta: UGM Press.

___________ (2018) Le Rôle des Résaux Culturels Officiels au Sein de la Diplomatie Culturelle Française à la Région Banyumas. Dalam Prosiding Seminar Internasional le Français III, page 24-29. Yogyakarta : UGM Press.

___________ (2018) Monolinguistik Prancis dan Eksistensi Lembaga Budaya dalam Pengembangan Bahasa Indonesia sebagai Lingua Franka. Dalam Buku Program Seminar Nasional “Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan VIII, hlm:186. Purwokerto: LPPM UNSOED

Ayu, Rindang (29 September 2019). Mengenal Empat Kecerdasan Manusia (IQ, EQ, SQ, dan TQ). Dalam Kompasiana: https://www.kompasiana.com/rindangayu/5d90d515097f364a480dba23/mengenal-empat-kecerdasan-manusia-iq-eq-sq-dan-tq?page=all. Diakses pada tanggal 21 Oktober 2019, pukul 12.00 WIB

Bibah, Habibah (30 Desember 2017) Pengaruh Bahasa Asing Untuk Para Generasi Muda. Diakses dalam https://www.kompasiana.com/habibahbibah/5a471df4bde5752bf147a5e4/pengaruh-bahasa-asing-untuk-para-generasi-muda, pada tanggal 12 November 2018, pukul 15.00 WIB

GODET, Natacha (2015) La Langue Française. Dalam http://origines66.fr/wp-content/uploads/2015/11/La-Langue-Francaise-2009.pdf. Diakses pada tanggal 29 September 2019, pukul 20.00 WIB

Jessica (26 Agustus 2017). Benarkah Anak Bilingual dan Multilingual Lebih Cerdas. Dalam https://www.educenter.id/benarkah-anak-bilingual-dan-multilingual-lebih-cerdas/.Diakses pada tanggal 12 September 2019, pukul 12.00 WIB.

Muliastuti, Liliana, dkk (2016). Sahabatku Indonesia. Jakarta : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Nurdiarsih, Fadjriah (19 April 2019). UNESCO Ungkap Bahasa Daerah di Indonesia Punah Setiap 15 Hari Sekali. Dalam Liputan 6 https://www.liputan6.com/news/read/3469714/unesco-ungkap-bahasa-daerah-di-indonesia-punah-setiap-15-hari-sekali. Diakses pada tanggal 21 Oktober 2019, pukul 12.00 WIB

Nurjaya (6 Januari 2019). Poligot Penjelasan dan Contoh Penggunaannya. Dalam https://www.kampunginggris.id/polygot-penjelasan-dan-contoh-penggunaannya/. Diakses pada tanggal 21 Oktober 2019, pukul 12.00

Quipper (6 Agustus 2018). 7 Alasan Penting Kamu Harus Belajar Bahasa Asing. Dalam https://www.quipper.com/id/blog/quipper-campus/campus-life/7-alasan-penting-kenapa-belajar-bahasa-asing/. Diakses pada tanggal 21 Oktober 2019, puku 12.00 W


Refbacks

  • There are currently no refbacks.