PEMBERDAYAAN KADER PENDETEKSI TUBERKULOSIS PARU MENUJU DESA LINGGASARI YANG SEHAT DAN PRODUKTIF

Dwi Sarwani Sri Rejeki, Sri Nurlaela, Dian Anandari

Abstract


Indonesia merupakan salah satu dari 5 negara dengan insiden tertinggi di dunia. Penemuan penderita TB paru secara aktif di masyarakat sangat penting untuk mencegah penularan lebih lanjut. Alternatif program pemberantasan TB paru adalah dengan Active Case Finding yaitu menjaring suspek TB paru dengan melibatkan peran serta masyarakat termasuk kader untuk meningkatkan angka cakupan (coverage) penemuan, pemeriksaan dan pengobatan TB paru. Kabupaten Banyumas termasuk kategori risiko sedang dalam kasus TB paru. Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas merupakan salah satu dengan yang angka Case Detection Rate (CDR) atau angka penemuan kasus rendah. Karakteristik lain desa ini adalah merupakan desa salah satu desa dengan tingkat sosial ekonomi rendah. Kader yang ada di Linggasari mempunyai pengetahuan yang terbatas tentang TB paru, yang berdampak pada sedikitnya penemuan aktif penderita TB paru di Desa Linggasari. Untuk membantu mengatasi masalah ada beberapa upaya yang dilakukan pengkaderan, pendidikan/pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan ada perubahan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam penemuan penderita TB paru. Diharapkan dari kader ini dapat membantu proses penemuan, pengobatan dan pengawasan penderita TB paru sehingga menjadikan masyarakat sehat dan produktif.

Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, kader, pemberdayaan


Full Text:

87-93

References


Astuti, S. D., Wijayanti, S. P. M., Devi Octaviana. 2018. Gambaran Sistem Surveilans Tuberkulosis dalam mendukung Upaya Pengendalian TB-RO. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 10(2), 124–133.

Boy, E. 2015. Efektifitas Pelatihan Kader Kesehatan dalam Penangan Tuberkulosis di Wilayah Binaan. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia, 4(2), 83–89.

Fadhilah. 2014. Perilaku Kader dalam Penemuan Suspek Tuberkulosis. Kesmas, 8(6), 280– 283.

Fitri, H., Mardiana. 2011. Pelatihan terhadap Ketrampilan Kader Posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 22–27.

Kementerian Kesehatan RI. 2012. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Infeksi Tuberkulosis di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI. 2018. Tuberkulosis. Pusat Data dan Informasi Kesehatan.

Kemenkes Republik Indonesia. 2019. Situasi TBC Indonesia. Jakarta. Retrieved from https://www.tbindonesia.or.id/page/view/11/situasi-tbc-di-indonesia

Nisa, S. M., Yunita Dyah P.S. 2017. Hubungan antara karakteristik kader kesehatan dengan praktik penemuan tersangka kasus Tuberkulosis Paru. Journal of Health Education, 2(1), 93–100.

Pebryanty, P., Restuastuti, T., Zahtamal. 2017. Pengetahuan dan Tindakan Kader TB dalam Upaya Pengendalian Penyakit TB Paru di Kabupaten Meranti. JOM FK, 4(2), 1– 14.

Purwati, Y., Salmiyati, S., Imallah, R. N. 2018. Pendampingan Kader Kesehatan dalam Strategi Produksi dan Promosi MP-ASI. Abdimas Dewantara, 1(2), 96–108.

Rejeki, D. S. S., Kuswanto, Nurlaela, S. 2014. Pelatihan pengolahan Data Epidemiologi Bagi Petugas Surveilans Penyakit Menular di Kabupaten Banyumas. Jurnal Kesmas Indonesia, 6(3), 223–232.

Reyn, C. F. Von. 2013. Tuberculosis. The New England Journal of Medicine, 368(8), 745–755. http://doi.org/10.1056/NEJMra1200894

Sumartini, N. P. 2014. Penguatan peran kader kesehatan dalam penemuan kasus tuberkulosis (TB) BTA positif melalui edukasi dengan pendekatan Theory of Planned Behaviour. Jurnal Kesehatan Prima, 8(1), 1246–1263.

Wahyudi, E. 2010. Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Kader dengan Penemuan Suspek Tuberkulosis Paru di Puskesmas Sanankulon. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Untari, I., Prananingrum, R., Pertiwi, D., Kusumadaryati, D. 2017. Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Kader Dalam Pelayanan Posyandu Balita Melalui Pelatihan Dengan Metode Student Center Learning. Jurnal Universitas Muhammadiyah Magelang, 1, 15–18.




DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.dj.2019.1.4.910

Refbacks

  • There are currently no refbacks.