TRANSFER TEKNOLOGI PEMBUATAN PELLET ORGANIK UNTUK PAKAN IKAN

Agatha Sih Piranti, Diana RUS Rahayu, Gentur Waluyo

Abstract


Pakan merupakan salah satu faktor utama yang harus diperhatikan mengingat dalam kurun waktu produksi, kontribusi pakan dapat mencapai 60% dari total biaya produksi. Dengan meningkatnya harga bahan baku pakan akan menyebabkan biaya produksi meningkat hal ini dapat menurunkan tingkat keuntungan bagi petani ikan. Sehubungan dengan hal tersebut maka telah dilakukan alih teknologi untuk memberikan pemahaman dan ketrampilan kepada petani ikan di Desa Pasir kulon Kecamatan Karang lewas untuk memproduksi pellet organik dengan bahan baku tanaman eceng gondok dan cacing tanah. Pendekatan metode yang dilakukan dalam kegiatan ini menggunakan metode PRA (Partisipatory Rural Appraisal) yang meliputi pembekalan teori, praktek, demonstrasi plot dan selanjutnya dilakukan monitoring dan evaluasi. Proses produksi dimulai dengan pemilihan bahan baku yang berkualitas, penyusunan komponen bahan baku sesuai jenis ikan yang dituju, penghitungan kebutuhan bahan baku yang akan digunakan, pembuatan pellet. Hasil evaluasi teori dan ketrampilan peserta kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan ketrampilan peserta (petani ikan) terhadap kemampuan dalam melakukan produksi pakan buatan sendiri. Hasil evaluasi dampak menunjukkan adanya perubahan perilaku dan pola pikir peserta.

 

Kata kunci : pellet organik, eceng gondok, cacing tanah.

 

Abstract

Feed is one of the main factors that must be considered considering that in the production period, the contribution of feed can reach 60% of the total production cost. Increasing the price of feed raw materials will cause increased production costs, this can reduce the level of profit for fish farmers. In connection with this matter, transfer of technology has been carried out to provide understanding and skills to fish farmers in Pasir Kulon Village, Karang Lewas District to produce organic pellets with raw materials for water hyacinth and earthworms. The method approach taken in this activity uses the PRA (Participatory Rural Appraisal) method which includes provisioning theory, practice, demonstration plots and subsequently monitoring and evaluation. The production process begins with the selection of quality raw materials, preparation of components of raw materials according to the intended fish species, calculation of raw material requirements to be used, pellet making, and packaging, and also application to cultured fish. The results of the evaluation of the theory and skills of the activity participants showed an increase in the understanding and skills of the participants (fish farmers) on the ability to produce homemade food. The results of the impact evaluation indicate changes in the behavior and mindset of the participants.

 

Keywords: organic pellets, water hyacinth, earthworms.


Full Text:

25-33

References


Afrianto, E dan Liviawati, E. 1988. Beberapa Metode Budidaya Ikan. Kanisius, Yogyakarta.

Afrianto, E dan Liviawati, E. 2005. Pakan Ikan. Kanisius,Yogyakarta.

Aslamyah, S. & Karim M.Y, 2013. Potensi tepung cacing tanah Lumbricus sp. sebagai pengganti tepung ikan dalam pakan terhadap kinerja pertumbuhan, komposisi tubuh, kadar glikogen hati dan otot ikan bandeng Chanos chanos Forsskal. Jurnal Iktiologi Indonesia, 13(1):67-76

Damayanti, E., A. Sofyan, H. Julendra dan T. Untari. 2009. Pemanfaatan Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) sebagai Agensia Anti-Pullorum dalam Imbuhan Pakan Ayam Broiler. Jurnal Ilmu Ternak Veteriner 14 (2): 83–89.

Fadee, R. 2012. A Review on Earthworm Esienia fetida and Its Applications. Annals of Biological Research. 3 (5):2500–2506

Iskandar & Elrifadah, 2015. Pertumbuhan Dan Efisiensi Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Yang Diberi Pakan Buatan Berbasis Kiambang (Growth and feed efficiency Tilapia (Oreochromis niloticus) with Salvinia Based Feed. Ziraa’ah, Volume 40 Nomor 1, Pebruari 2015 Halaman 18-24. ISSN ELEKTRONIK 2355-3545

Jangkaru, Z. 1999. Pembesaran Ikan Air Tawar. Penebar Swadaya, Bogor.

Julendra, H. dan A. Sofyan. 2007. Uji In Vitro Penghambatan Aktivitas Escherichia coli dengan Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus). Media Peternakan. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Peternakan 30 (1):1–70.

Nugraha, A. & Mikdarullah, M. 2016. Teknik Fermentasi Tepung Eceng Gondok Dengan Ragi Tempe Sebagai Alternatif Bahan Baku Pakan Ikan. Buletin Teknik Litkayasa Akuakultur : Volume 13 No 1 (2015).

Ramlan, P. & Indrianti, M.A. 2018. Analisa Potensi Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes ) Danau Limboto Sebagai Pakan Ternak. Prosiding Seminar Nasional Integrated Farming System, “Pembangunan Pertanian-Peternakan-Perikanan Berkelanjutan Menuju Ketahanan Pangan Nasional” Gorontalo 25-26 November 2018

Taris, M. R., Santoso, L. & Harpeni, E. 2018. Pengaruh Subtitusi Tepung Ikan Dengan Tepung Cacing Tanah (Lumbricus Sp.) Terhadap Pertumbuhan Benur Udang Windu (Penaeus monodon). e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Volume VI No 2 Februari 2018 p-ISSN: 2302-3600, e-ISSN: 2597-5315 © e-JRTBP Volume 6 No 2 Februari 2018




DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.dj.2020.2.2.904

Refbacks

  • There are currently no refbacks.