DAMPAK PENGOBATAN MASAL FILARIASIS TERHADAP KEJADIAN INFEKSI SOIL-TRANSMITTED HELMINTH (STH) DI KELURAHAN PABEAN KECAMATAN PEKALONGAN UTARA KOTA PEKALONGAN

Tutik Ida Rosanti

Abstract


Kelurahan Pabean Kota Pekalongan adalah salah satu wilayah endemis filariasis dan telah melakukan pengobatan masal filariasis sejak tahun 2011. Albendazole adalah salah satu obat yang digunakan dalam pengobatan masal filariasis dan merupakan obat cacing berspektrum luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengobatan masal filariasis terhadap kejadian infeksi soil-transmitted helminth. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah siswa SDN Pabean kelas 5 dan kelas 6 dipilih dengan teknik simple random sampling. Variabel bebas adalah kebiasaan BAB, kebiasaan cuci tangan dengan sabun, kebiasaan menggunakan alas kaki dan kepatuhan minum obat filariasis. Variabel terikat adalah kejadian STH. Alat ukur adalan kuesioner dan seperangkat alat pemeriksaan feses media apung. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan analisis bivariate menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan infeksi STH 2,4% pasca pengobatan masal filariasis tahun ke-6 dengan kepatuhan lebih dari 90%. Infeksi STH berupa spesies Trichuris trichiura. Pengobatan masal filariasis siklus tahun ke-6 berpengaruh terhadap rendahnya kejadian infeksi STH pada siswa sekolah dasar.
 
Kata Kunci: filariasis, infeksi soil-transmitted helmint (sth), pengobatan masal filariasis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.