PENDUGAAN UMUR SIMPAN GULA KELAPA KRISTAL MENGGUNAKAN METODE ACCELERATED SHELF LIFETESTING DENGAN BERBAGAI JENIS KEMASAN

R Listanti

Abstract


Gula kelapa kristal merupakan gula kelapa yang berbentuk bubuk yang dapat dibuat dari nira kelapa yang dimasak hingga larutan lewat jenuh dan bentuk kristalnya muncul. Di Indonesia, gula kelapa kristal seringkali digunakan sebagai pemanis dan pemberi warna coklat terhadap makanan. Namun pada kenyataan di lapangan masih ada produk gula kristal yang belum memenuhi kewajiban pelabelan pangan karena belum diketahui masa kedaluwarsanya. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap kelayakan konsumsi produk. Untuk menjamin bahwa produk masih layak dikonsumsi dan belum mengalami kerusakan diperlukan informasi tentang umur simpan. Penelitian ini bertujuan mengetahui umur simpan gula kelapa kristal dengan menggunakan metode Accelerated Shelf Life Test dengan menggunakan kemasan kertas lito, plastik polipropilen, alumunium foil, dan kemasan kombinasi alumunium dan polietilen. Penelitian ini dilaksanakan selama 8 bulan di Laboratorium Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Variabel yang diukur dalam penelitian adalah kadar air dan kecerahan masing-masing pada suhu 30 oC, 40 oC, dan 50oC dengan menggunakan kemasan masing-masing kertas lito, plastik polipropilen, alumunium foil, dan kemasan kombinasi alumunium dan polietilen. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa pada kemasan kertas lito dan polipropilen umur simpan gula kelapa adalah 120 hari, sedangkan pada kemasan alumunium dan kombinasi umur simpan gula kelapa masing-masing 169 hari dan 123 hari.
 
Kata kunci: gula kelapa kristal, suhu, kemasan, umur simpan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.