HUBUNGAN LINGKAR PINGGANG DENGAN KEJADIAN HERNIASI NUKLEUS PULPOSUS (HNP) DI RSUD MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO

Mohamad Fakih

Abstract


Angka obesitas di beberapa kota di Indonesia mengalami peningkatan sehingga berdampak serius terhadap pembangunan bangsa Indonesiadi bidang kesehatan. Terdapat dua jenis obesitas, yakni obesitas umum dan obesitas sentral. Obesitas sentral dianggap sebagai faktor risiko yang berkaitan erat dengan beberapa penyakit kronis. Cara mengukurnya dengan menggunakan ukuran lingkar pinggang (LP). Dikatakan abnormal jika laki-laki memiliki lingkar pinggang >90 cm, atau perempuan dengan lingkar pinggang >80 cm. Jika seseorang mengalami obesitas sentral maka kelebihan berat badan berpusat di daerah pinggang yang menambah beban vertebra segmen lumbal dan tekanan pada diskus interertebralis sehingga rentan terjadi herniasi pada daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan lingkar pinggang dengan kejadian Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol. Diagnosis HNP ditegakkan oleh dokter ahli berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (MRI). Hasil penelitian dianalisis dengan Chi Square. Hasil penelitian dengan analisis Chi Square menunjukkan terdapat hubungan lingkar pinggang dengan kejadian Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto (OR: 0,153; 95% CI:0,071-0,332 : p=0,000). Berdasarkan hasil penelitian, dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan lingkar pinggang dengan kejadian Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.


Kata Kunci: lingkar pinggang, herniasi nukleus pulposus (HNP)


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.