POTENSI PERTUMBUHAN VEGETATIF PURWOCENG PADA BUDIDAYA MENGGUNAKAN IRIGASI TETES DAN NUTRIENT FILM TECHNIQUE (NFT) DALAM RANGKA MEMPERTAHANKAN BAHAN BAKU OBAT KHAS DAERAH

Eni Sumarni

Abstract


Purwoceng sampai saat ini hanya dapat ditemukan di habitat yang terbatas, yaitu di di kawasan dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Purwoceng menjadi salah satu bahan baku obat asli dari Indonesia yang memiliki khasiat seperti ginseng. Senyawa yang terkandung pada purwoceng banyak digunakan dalam industri obat modern. Produksi purwoceng dipengaruhi oleh iklim mikro lingkungan tumbuhnya dan umur purwoceng dipanen. Produksi herba tanaman purwoceng semakin tinggi untuk tanaman purwoceng yang dipanen pada umur yang lebih tua/panjang. Produksi purwoceng pada lingkungan liar menghadapi tantangan, yaitu adanya komoditas yang dapat dipanen setahun 3 kali seperti kentang dan komoditas sayuran lain yang dapat dipanen lebih pendek. Komoditas tersebut lebih dipilih oleh masyarakat untuk dibudidayakan. Selain itu iklim ekstrem yang melanda lokasi penanaman di lingkungan terbuka dapat merusak produksi tanaman purwoceng. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian produksi tanaman purwoceng dalam lingkungan terkontrol untuk menjaga keberadaan purwoceng sebagai tanaman khas daerah dan membantu ketersediaan bahan baku obat Produksi tanaman di dalam lingkungan terkendali telah dilakukan dengan penanaman di dalam greenhouse. Teknik budidaya yang digunakan untuk penanaman di dalam greenhouse adalah teknik hidroponik. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan purwoceng dengan irigasi drip dan NFT dalam rangka mendapatkan informasi pertumbuhan purwoceng. Purwoceng dapat ditanam di dalam greenhouse dengan menerapkan teknik budidaya hidroponik (tanpa tanah). Teknik irigasi tetes sesuai untuk pertumbuhan tanaman purwoceng dikihat dari hasil pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah cabang yang lebih tinggi dibandingkan sistem NFT. Perlu kajian lanjut untuk mengetahui kandungan senyawa dalam tanaman purwoceng dari aplikasi teknik hidroponik tersebut.
 
Kata Kunci: dieng, greenhouse, hidroponik, irigasi tetes, NFT, purwoceng

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.