KUALITAS MINYAK GORENG FRIED CHICKEN DAN KRECEK RAMBAK DITINJAU DARI KADAR ASAM LEMAK BEBAS DAN ANGKA PEROKSIDA

Desi Erlita

Abstract


Minyak goreng adalah salah satu kebutuhan pokok manusia. Penggunaan minyak goreng baik di masyarakat maupun industri berkembang pesat. Ada kebiasaan di masyarakat baik rumah tangga maupun industri untuk memakai kembali minyak goreng yang sudah dipakai dengan alasan ekonomis. Tetapi kebiasaan ini menjadi penting jika dikaitkan dengan dampak mengkonsumsi minyak jelantah dalam hal kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas minyak goreng habis pakai dengan cara menguji kadar asam lemak bebas dan angka peroksida serta pemeriksaan secara fisik yaitu pemeriksaan tingkat kejernihan. Pengujian mengacu pada SNI 01-3741-2002: Syarat Mutu Minyak Goreng. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan mengambil sampel minyak goreng habis pakai di salah satu kios fried chicken kaki lima di Jl. Kaliurang, Sleman, Yogyakarta dan home industry krecek rambak di Pleret, Bantul, Yogyakarta. Hasil pengujian minyak jelantah fried chicken kaki lima berturut-turut adalah kadar asam lemak bebas 1,8112 % dan angka peroksida 8,7276 ml.eq/kg. Sedangkan hasil pengujian minyak jelantah krecek rambak adalah kadar asam lemak bebas 8,3033 % dan angka peroksida 69,0745 ml.eq/kg. Jika dilihat dari hasil penelitian dan dari tingkat kejernihan minyak hitam dan berbau tengik, minyak goreng ini secara kualitas tidak memenuhi standar SNI.
 
Kata Kunci: kadar asam lemak bebas, minyak goreng, peroksida

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.