APLIKASI MIKORIZA DAN AZOLLA PADA BUDIDAYA BAWANG MERAH DI LAHAN MARJINAL

Begananda Begananda

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aplikasi pupuk hayati mikorisa + Azolla dengan pengurangan dosis anjuran N, P, dan K terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah yang ditanam di lahan marjinal. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan diulang 3 (tiga) kali.  Faktor yang dicoba adalah: (1)  dosis pupuk hayati mikorisa + Azolla yaitu: 0 gram pupuk mikorisa + 0 gram pupuk Azolla tanaman-1, 10 gram pupuk mikorisa + 10 gram pupuk Azolla tanaman-1 dan 20 gram pupuk mikoriza + 20 gram pupuk Azolla tanaman-1, dan (2) pengurangan dosis anjuran pupuk N, P dan K yaitu pengurangan 0%, pengurangan 25 % dan pengurangan 50%. Variabel pengamatan meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot tanaman segar, bobot tanaman   kering, infeksi mikoriza,   bobot segar dan kering efektif-1, dan hasil (ton hektar -1). Hasil Penelitian menunjukan bahwa aplikasi pupuk hayati mikorisa + Azolla secara mandiri  dapat berpenguh nyata pada luas daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman,  infeksi mikorisa dan bobot segar tanaman. Interaksi   pengurangan dosis anjuran pupuk N,P dan K  dengan pupuk hayati berpengaruh secara nyata terhadap bobot umbi basah, bobot kering tanaman, bobot kering umbi, bobot basak petak ekektip,  bobot kering petak efektip dan produktivita hasil.   Kombinasi perlakuan terbaik berkisar antara 22 gram per tanaman untuk   pupuk hayati mikoriza + Azolla dan pengurangan dosis anjuran  pupuk N, P dan K  berkisar antara 25 sampai 50 persen dari dosis  anjuran
 
Kata Kunci: bawang merah, kebutuhan air, mikoriza, azolla

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.