PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN DI PESANTREN

Adhi Imam Sulaiman

Abstract


Pesantren dapat berperan sebagai lembaga pendidikan agama dan juga menjadi lembaga pendidikan sosial dan ekonomi dalam meningkatkan kesejahtraan pesantren, santri, alumni dan masyarakat sekitranya. Penelitian bertujuan untuk merancang model komunikasi pembangunan melalui proggram pemberdayaan ekonomi santri dalam pendidikan pesantren. Menggunakan Participatory Learning and Action (PLA), pemilihan informan dengan purposif, yang terdiri dari pengurus pesantren, ustadz, santri dan tokoh masyarakat. Pengumpulan data melalui analisis dokumentasi, pengamatan langsung, wawancara, Focus Group Discussion (FGD) dan Participatory Decision Making (PDM). Lokasi penelitian di Pesantren Al-Muttaqin, Beber Cirebon Jawa Barat. Analisis data penelitian menggunakan analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pesantren dapat merancang model komunikasi penyuluhan dan pemberdayaaan ekonomi santri melalui materi kewirausahaan dan Koperasi dalam kurikulum pendidikan sebagai pelajaran pilihan atau tambahan bagi santri beserta program praktikum dan magang. Santri akan memiliki keahlian kewirausahaan, kemandiran dan kesejahteraan, menciptakan harmonisasi dengan masyarakat serta mengantisipasi stigma negatif pesantren yang eksklusif, tertutup dan radikal.  
 
Kata Kunci: mata pelajaran pilihan, komunikasi penyuluhan, pemberdayaan ekonomi, pesantren

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.