PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Fatmah Siti Djawahir

Abstract


Batik merupakan kerajinan masyarakat yang sudah sejak lama menjadi ciri khas, keunikan, kekayaan dan corak budaya yang perlu dilestarikan serta dikembangkan. Tujuan penelitian menganalisis pemberdayaan masyarakat untuk melestarikan batik sebagai kearifan lokal. Menggunakan metode kualitatif Research and Development, pengumpulan data dengan observasi, analisis dokumentasi dan wawancara. Pemilihan informan melalui purposif sampling, terdiri dari pengrajin batik, kelompok pengrajin, pemerintah desa, akademisi dan pemerhati batik. Lokasi penelitian di Kelompok batik Giat Usaha dan Wardah di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarneara. Analsis data menggunakan tahapan Research and Development. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pewarnaan batik dengan sentetik masih menjadi ancaman pencemaran lingkungan, sehingga diusahakan mengggunakan pewarna alami dari tumbuhan untuk menjaga lingkungan sebagai bentuk kearifan lokal. (2) Masih kurangnya  pembatik dari generasi muda sehingga membutuhkan pemberdayaan untuk melestarikan batik sebagai kearifan lokal.
 
Kata Kunci: batik, generasi muda, kearifan lokal, pemberdayaan, pengrajin

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.