PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN KADER KESEHATAN DESA KEDUNGWRINGIN KECAMATAN PATIKRAJA KABUPETAN BANYUMAS PASCA PENYULUHAN PENYAKIT TULAR NYAMUK DAN PENGENDALIAN NYAMUK MENGGUNAKAN PERNYABAGRI

Tutik Ida Rosanti

Abstract


Desa Kedungwringin merupakan salah satu desa di Kecamatan Patikraja merupakan wilayah dengan penderita demam berdarah dengue (DBD) terbanyak. Berdasarkan survey pendahuluan sebagaian masyarakat masih mempunyai perilaku yang menyebabkan tersedianya tempat perindukan nyamuk. Selain itu upaya pengendalian nyamuk dewasa terutama mengandalkan pengasapan yang hanya bisa dilakukan oleh dinas kesehatan. Oleh karena itu masyarakat perlu dikenalkan metode pengendalian nyamuk yang bersifat sederhana, efektif dan ramah lingkungan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tular nyamuk khususnya DBD dan melatih masyarakat membuat perangkap nyamuk berbasis air gula-ragi (Pernyabagri). Metode yang digunakan adalah ceramah disertai diskusi interktif menggunakan media audiovisual, pemutaran film dan pemberian leaflet. Kelompok sasaran adalah kader kesehatan Desa Kedungwringin berjumlah 44 orang. Uji statistik yang digunakan yaitu uji t berpasangan untuk menilai perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelaksanaan transfer pengetahuan dan pelatihan (pre test dan post test).rata-rata skor pengetahuan kader kesehatan sesudah kegiatan transfer pengetahuan dan pelatihan meningkat 50,27% dari skor sebelumnya yaitu dari 5,07 menjadi 7,62 dengan selisih rata-rata skor sebesar 2,548. Nilai p pada uji t berpasangan sebesar 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan ada perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan kader kesehatan sebelum dan sesudah transfer pengetahuan dan pelatihan. 100 % kelompok sasaran mampu membuat dan memasang Pernyabagri di rumah masing-masing

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.