PENGABDIAN KEPADA MASAYARAKAT DI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) “NUSA INDAH” DESA PASIR KULON

Ulfah Nurdiani

Abstract


Memasuki era globalisasi dan semakin meningkatnya kesadaran dan kesempatan berusaha, peranan atau emansipasi wanita juga semakin meningkat. Peran wanita yang semula hanya sebagai ibu rumah tangga mulai bertambah dengan turut langsung serta membantu mencukupi kebutuhan ekonomi rumah tangga, salah satu wadahnya adalah kelompok wanita tani (KWT). Kelompok Wanita Tani  “Nusa Indah” di Desa Pasir Kulon memproduksi kripik mujair sejak tahun 2016. Namun, pelaksanaan kegiatan KWT masih menemui permasalahan sehingga sangat perlu pembinaan dan penyuluhan dengan tujuan meningkatkan kualitas produk, ketrampilan dalam hal teknik pengemasan yang baik dari segi estetika, dan dalam membuat pembukuan usaha minimal akuntansi sederhana dan penentuan harga pokok penjualan. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah antara lain FGD (focus group discussion) dan PLA (Participatory Learning and Action). Evaluasi dilakukan dengan membuat kuesioner sebelum kegiatan berlangsung (pre test) dan setelah kegiatan berlangsung (post test). Tolak ukur keberhasilan kegiatan diketahui dengan cara menilai ataumembandingkan nilai  pre test dengan post test sebelum kegiatan dan sesudah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dikatakan berhasil jika minimal terjadi peningkatan pengetahuan tentang pengemasandan pembukuan usaha sebesar 30%. Hasil menunjukan setelah kegiatan pengabdian ini adanya peningkatan pengetahuan anggota KWT serta aplikasi terkait dengan pengemasan produk sebesar 40% dan tentang pembukuan usaha  sebesar 30%.
 
Kata Kunci: KWT, keripik mujair, pengemasan, pembukuan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.