APLIKASI JURNALISME WARGA BERBASIS MEDIA SOSIAL UNTUK PENINGKATAN MODAL SOSIAL DAN MODAL EKONOMI DI DESA MANDIRANCAN

Edi Santoso

Abstract


Program pengabdian ini berangkat dari realitas banyaknya pengguna media sosial di pedesaan, yang didukung oleh semakin mudah dan murahnya akses internet. Banyak pemerintah desa yang menyediakan akses internet gratis, seperti di Desa Mandirancen, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Sayangnya, belum ada upaya khusus untuk pemanfaatan media sosial tersebut. Melalui aktivitas jurnalisme warga, media sosisal bisa dimanfaatkan secara positif dan konstruktif, misalnya untuk mendukung program pembangunan desa. Inilah yang sedang dirintis di Desa Mandirancan, dengan sasaran utama Remaja Karang Tarunan dan anggota PKK. Program ini diritis melalui serangkaian pendekatan dan pelatihan jurnalistik. Pendekatan, terutama dilakukan bagi Kepala desa dan aparatnya, karena pemeritah desalah pendukung utama program ini. Output kegiatan berupa keterampilan jurnalistik dimanfaatkan langsung oleh pemerintah desa, yakni dengan menjadikan warga sebagai relawan pengelola website desa (www.mandirancan.desa.id). Setidaknya sudah tiga kali diselenggarakan pelatihan jurnalistik untuk warga desa Mandirancan, dengan rincian, dua pelatihan untuk anggota PKK dan sekali untuk remaja Karang Taruna. Hasil sementara yang nampak, beberapa warga sudah bisa menuliskan kejadian atau fenomena di desanya menjadi berita. Beberapa tulisan berita yang tayang di www.mandirancan.desa.id. Selanjutnya, para jurnalis warga ini akan terus didampingi agar terjaga semangat dan kian terasah keterampilan jurnalistiknya. Harapannya, modal sosial dan modal ekonomi mereka terus terangkat.
Kata Kunci: media sosial, jurnalisme warga

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.