UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MELALUI PENDEKATAN KURATIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 SUSUKAN, KECAMATAN SUMBANG, KABUPATEN BANYUMAS

Amilia Ramadhani

Abstract


Berdasarkan Buku Profil Puskesmas II Sumbang, siswa SD Negeri 2 Susukan dari total 213 siswa yang diperiksa terdapat 43 siswa yang perlu dilakukan perawatan hanya  12 siswa yang  melakukan perawatan (5,63%), hal ini menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut. Tujuan dari kegiatan ini mengetahui tingkat kesehatan gigi dan mulut, serta meningkatkan kesehatan gigi dan mulut siswa SD Negeri 2 Susukan melalui pendekatan kuratif. Pengukuran tingkat kesehatan gigi dan mulut dilakukan sebelum dan sesudah tindakan kuratif. Tindakan kuratif yang dilakukan yaitu tindakan konservasi gigi dan bedah mulut. Analisis data menggunakan SPSS melalui ujinormalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan ujihomogenitas menggunakan uji Levene, denganbataskemaknaan 0,05atau tingkat kepercayaan 95%. Datatidakterdistribusi normal dantidakhomogen, sehinggaanalisisbivariatmenggunakananalisis non parametrikmenggunakanuji Wilcoxon. Indeks DMF-T sebelumperawatanmemilikirerata 1,45dari total 309 gigi yang dapat dikatakan tergolong rendah sementara indeks def-t sebelum perawatan memiliki rerata 4,69 dari total 999 gigi yang dapat dikatakan tergolong sedang. Perubahan indeks DMF-T pasca perawatan menunjukkan peningkatan sebesar 1,47 atau sebanyak313 gigi, yang masih tergolong kategori rendah, sementara pada indeks tingkat def-t menunjukkan penurunan sebesar 4,51 atau 960 kasus, yang masihtergolongkategorisedang. Simpulan kegiatan ini yaitu tingkat kesehatan gigi dan mulut siswa SD Negeri 2 Susukan setelah tindakan meningkat, ujistatistika non parametrik Wilcoxon menunjukkanadanyaperbedaan yang signifikan (p<0,05).
 
Kata Kunci: DMF-T, def-t, kuratif, konservasigigi, bedahmulut

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.