PENGGAMBARAN PSEUDOSECTION MODEL HIDROGEOLOGI DI KAWASAN PROSPEK BIJIH BESI PESISIR WIDARAPAYUNG KABUPATEN CILACAP BERDASARKAN DATA RESISTIVITAS 2D

Sukmaji Anom Raharjo

Abstract


Penelitian untuk menggambarkan pseudosection model hidrogeologi berdasarkan data resistivitas telah dilakukan di kawasan prospek bijih besi Pesisir Widarapayung Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya potensi pasir besi yang melimpah dan prospek dieksploitasi. Eksploitasi dalam skala besar berpotensi mengakibatkan penurunan permukaan pantai sehingga memicu abrasi dan intrusi air laut. Akuisisi data resistivitas 2D dilakukan di lima lintasan, yang meliputi WP-01 hingga WP-05. Berdasarkan hasil pemodelan diperoleh profil resistivitas batuan bawah permukaan, dengan nilai WP-01 sebesar 1,93 – 114,00 Ωm; WP-02 sebesar 3,67 – 121,00 Ωm; WP-03 sebesar 3,86 – 78,40 Ωm; WP-04 sebesar 1,79 – 100,00 Ωm; dan WP-05 sebesar 2,61 – 86,20 Ωm. Setelah diinterpretasi, diperoleh pseudosection model hidrogeologi daerah penelitian yang terdiri atas pasir bersisipan dengan lanau, kerikil, dan kerakal (topsoil); pasir yang mengandung bijih besi dengan sisipan lanau (topsoil dan akuifer); pasir lempungan (semi akuifer); lempung pasiran (semi kedap); dan pasir halus (akuifer terintrusi air laut). Berdasarkan hasil pengukuran daya hantar listrik (DHL) sampel air sumur, diperoleh DHL rata-rata untuk WP-01 sebesar 337,44 µSi/cm; WP-02 sebesar 332,11 µSi/cm; WP-03 sebesar 389,78 µSi/cm; WP-04 sebesar 581,17 µSi/cm dan WP-05 sebesar 828,67 µSi/cm. Hal ini menunjukkan bahwa akuifer dangkal belum terintrusi secara signifikan.
Kata Kunci: pseudosection, hidrogeologi, resistivitas, daya hantar listrik, Widarapayung

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.