POTENSI ISOLAT BAKTERI TANAH SAWAH TERCEMAR LIMBAH DETERJEN DALAM MENDEGRADASI SURFAKTAN LAS

Indah Sulistiyawati

Abstract


Pencemaran limbah deterjen pada lingkungan perairan maupun tanah dapat berdampak pada menurunnya kualitas kesuburan tanah. Tanah sawah yang menggunakan air sungai sebagai saluran irigasi menjadi terkontaminasi limbah deterjen. Penggunaan surfaktanLinear Alkybenzene Sulfonat(LAS) pada deterjen dengan konsentrasi yang tinggi mengakibatkan kondisi mikroaerofil yang merangsang tumbuhnya gulma, serta menyebabkan suksesi populasi bakteri aerob dengan meningkatnya bakteri mikroaerofilik serta fakultatif obligat anaerob. Berdasarkan kenyataan tersebut perlu upaya pengolahan limbah deterjen secara intensif, dengan memanfaatkan bakteri yang diisolasi dari tanah tercemar untuk mendegradasi LAS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi isolat bakteri dari tanah sawah tercemar limbah deterjen dalam mendegradasi surfaktan LAS. Isolat bakteri diisolasi dari tanah sawah tercemar limbah deterjen disekitar perumahan Desa Ledug Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 3 (tiga) perlakuan, pada kondisi anaerobik,yaitu dengan menambahkan isolat bakteri tanah sawah (BTW-3a dan BTW-3b) dalam limbah deterjen. Analisis konsentrasi surfaktan LAS pada limbah deterjen menggunakan metode Methylene Blue Active Substance (MBAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari konsentrasi surfaktan awal perlakuan 1.150 ppm,isolat bakteri tanah sawah BTW-3amampu menurunkan konsentrasi surfaktan LAS menjadi konsentrasi akhir87 ppm dan BTW-3b menjadi 147 ppm bila dibandingkan tanpa perlakuan selama masa inkubasi 14 hari.Isolat BTW-3a memiliki laju degradasi terhadap surfaktan LAS sebesar 93% dan BTW-3b sebesar 86 %, isolat tersebut dinilai berpotensi dalam mendegradasi surfaktan LAS.
Kata kunci : limbah deterjen, surfaktan LAS, bakteri, biodegradasi, tanah sawah

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.