MONOLINGUISTIK PRANCIS DAN EKSISTENSI LEMBAGA BUDAYA DALAM PENGEMBANGAN LINGUA FRANKA

Tri Asiati

Abstract


Lingua franka mengimplikasikan bahasa sebagai media penghubung antar kelompok dan berpengaruh dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, maupun  IPTEKS. Istilah ini merujuk pada bahasa persatuan, yangmana merupakan jembatan strategis bagi bahasa Indonesia untuk menuju bahasa internasional dan sejajar dengan lingua franka lainnya.  Dalam hal ini, kedudukan bahasa  tersebut dihadapkan pada problematika pengembangan dan salah satu strateginya dengan mengadaptasi model monolinguistik Prancis. Adaptasi ini dibutuhkan untuk  meningkatkan fungsi dan perananan bahasa Indonesia di dunia  sebagai media komunikasi. Adapun model monolinguistik Prancis menekankan pada penghargaan terhadap keberagaman bahasa dan budaya lain serta didukung oleh lembaga budaya dengan peranan gandanya, sebagai wadah promosi bahasa dan budaya, sekaligus agen pertukaran budaya. Berbasis pada model monolinguistik Prancis dan eksistensi lembaga budaya diharapkan menjadi kunci pengembangan bahasa Indonesia sebagai lingua franka.  Kata kunci: budaya, lembaga, lingua franka, monolinguistik, dan Prancis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.