PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI REPOSISI MASYARAKAT DALAM PROSES PERUMUSAN PENGANGGARAN

Sukarso Sukarso

Abstract


Kajian tentang pemberdayaan masyarakat selama ini sudah banyak dilakukan dengan pendekatan karitatif sehingga posisi masyarakat seringkali sebagai penerima atau obyek. Padahal ada kemungkinan lain untuk memberdayakan masyarakat dengan pendekatan non karitatif, antara lain mereposisi masyarakat dari obyek menjadi subyek. Kajian ini berupaya mereposisi masyarakat dari obyek menjadi subyek khususnya dalam perumusan APBDes. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan riset aksi, sementara pengumpulan data terutama melalui diskusi terfokus. Hasil kajian menunjukkan prospek mereposisi masyarakat sebagai subyek dalam perumusan APBDes melalui tiga aspek: kesadaran hukum; administratif dan sosio-psikologis. Oleh karena itu, model pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan meningkatkan pemahaman mereka tentang tiga aspek tersebut. Aspek hukum berkaitan dengan kesadaran dan pemahaman hukum dari masyarakat terhadap hak dan kewajiban mereka dalam proses perumusan APBDes. Aspek administratif berkaitan dengan pemahaman mereka tentang tekhnis pengelolaan keuangan negara. Sedangkan aspek sosio-psikologis berkaitan dengan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara vis-a-vis hak dan kewajiban pemerintah.  Kata kunci: reposisi, kesadaran hukum, administratif, sosio-psikologis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.