ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA CERITA RAKYAT BANJARNEGARA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BUKU PENUNJANG MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X SMA

Lalita Melasarianti

Abstract


Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan cerita rakyat apa saja yang terdapat pada Kabupaten Banjarnegara, (2) mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam cerita rakyat pada Kabupaten Banjarnegara, dan (3) mendeskripsikan relevansi cerita rakyat pada Kabupaten Banjarnegara terhadap buku penunjang Bahasa Indonesia Kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Strategi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus tunggal. Data atau informasi penting yang dikumpulkan dan dikaji dalam penelitian ini berupa data kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi observasi, perekaman, wawancara, pencatatan, analisis dokumen. Teknik validasi data penelitian yang digunakan adalah triangulasi dan informant review. Cerita rakyat yang berkembang pada Kabupaten Banjarnegara adalah Gunung Lanang, Asal Usul Desa Pingit, Asal Usul Desa Lengkong, Ki Ageng Giring dan Ki Ageng Gumelem, Asal Usul Sumur Jalatunda, dan Mbah Cambuk. Masing-masing cerita rakyat tersebut mengandung nilai-nilai karakter yang dapat direlevansikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA, K.D 4.7 Menceritakan kembali isi cerita rakyat yang didengar dan dibaca. Kata kunci: nilai-nilai karakter, cerita rakyat, relevansi, buku penunjang, bahasa Indonesia

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.