ANALISIS NILAI TAMBAH GULA KELAPA KRISTAL DI KABUPATEN BANYUMAS

Kusmantoro Edy

Abstract


Kabupaten Banyumas merupakan sentra penghasil gula kelapa. Pada saat ini jumlah penderes/pengrajin gula kelapa sebanyak 26.959, jumlah pohon kelapa yang disadap sebanyak 488.999 pohon dan jumlah kelapa cetak yang dihasilkan pengrajin gula kelapa sebanyak 176.039,64 kilogram/hari atau 63.374.270,40 kg/tahun. Kecuali menghasilkan gula cetak sebagian pengrajin gula cetak juga memproduksi gula kelapa kristal. Tujuan penelitian yaitu (1) mengetahui input utama dan tambahan pada pembuatan gula kelapa kristal (2) mengetahui mengetahui besarnya rerata nilai tambah gula semut. Analisis data menggunakan Metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah pengolahan gula kelapa kristal sebesar Rp990,00 per kilogram dengan rasio nilai tambah adalah sebesar 35,29 persen terhadap nilai produk. Rasio nilai tambah menunjukkan bahwa setiap Rp100,00 dari nilai produk mendapatkan nilai tambah rata-rata Rp35,29. Nilai tersebut merupakan nilai yang tercipta dari setiap kilogram pengolahan gula kelapa kristal. Nilai tambah yang dihasilkan merupakan nilai tambah kotor karena nilai tambah tersebut masih mengandung bagian untuk IV tenaga kerja langsung.  Kata Kunci : Kelapa Kristal, Nilai Tambah, Banyumas

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.