DINAMIKA PSIKOLOGIS PELAKU RADIKALISME

Kuntarto Kuntarto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika psikologis pelaku radikalisme. Penelitian dilakukan di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap dengan pertimbangan secara geografis kedua daerah tersebut rawan berkembang paham radikalisme karena berada pada jalur penghubung antara Jawa Barat dan Yogyakarta yang memiliki indeks radikalisme tinggi.  Informan dalam penelitian ini berasal dari Polres Banyumas, Polres Cilacap, Kesbangpol Kabupaten Banyumas dan Kesbangpol kabupaten Cilacap. Metode yang digunakan dalam peneitian ini adalah melalui in-depth interview yang diperkuat dengan data skunder dan literatur pendukung. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat tiga hipotesis mengapa seseorang menjadi pelaku radikalisme, yaitu (1) Frustration-Aggresion Hypothesis (perceived deprivation atau persepsi kehilangan, permasalahan yang menyangkut kebutuhan politik, ekonomi, dan personal), (2) Negative Identity Hypothesis (marah dan perasaan tak berdaya yang melibatkan penolakan dari peran yang diinginkan keluarga dan masyarakat), (3) Narsissistic Rage Hypothesis (permasalahan mental, sosiopatik, arogan, narsistik, gangguan kepribadian).
Kata Kunci: Radikalisme; Radikalis; Psikologi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.