BENTUK SATUAN KEBAHASAAN DALAM NAMA DIRI ORANG MASYARAKAT BANYUMAS

Gita Anggriya Resticka

Abstract


Penamaan merupakan proses pencarian lambang bahasa untuk menggambarkan objek, konsep, proses dengan memanfaatkan perbendaharaan kata yang ada antara lain dengan perubahan makna yang mungkin atau dengan penciptaan kata atau kelompok kata. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan budaya. Penelitian ini merupakan kajian linguistik antropologi yang berfokus pada kajian kebahasaan. Metode yang digunakan dalam menentukan informan adalah dengan menggunakan snowballing theory. Struktur dan pola nama diri orang dalam masyarakat Banyumas sangat bervariasi yaitu terdiri dari bentuk tunggal dan gabungan kata. Struktur kata tersebut dapat pula terdiri dari satu, dua, tiga sampai dengan enam suku kata. Setiap nama diri dalam masyarakat Banyumas mengandung makna yang dapat dijadikan sebagai identitas diri, penanda cita-cita dan harapan. 
 
Kata Kunci : Antroponimi, Banyumas, Etnolinguistik

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.