PENERAPAN E-TILANG BERBASIS CCTV (CLOSED CIRCUIT TELEVISION) DI KABUPATEN BANYUMAS

Dessi Perdani YP Sari

Abstract


Pelanggaran lalu lintas tampaknya sudah semakin besar terjadi di jalanan Indonesia khususnya di wilayah hukum kabupaten Banyumas. Para pengendara seakan tidak lagi peduli dengan peraturan yang ada. Menerobos lampu lalu lintas, melewati batas zebra cross, hingga kurangnya kelengkapan kendaraan menjadi hal yang lazim ditemui. Salah satu langkah solusi yang tepat untuk melakukan penindakan dalam menegakkan tertib lalu lintas yang diambil Pemerintah Indonesia tersebut adalah dengan menerapkan sistem etilang berbasis CCTV (Closed Circuit Television). Secara konseptual, penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas elektronik adalah proses peradilan perkara pelanggaran lalu lintas yang diselenggarakan secara terpadu berbasis elektronik melalui dukungan sistem informasi dan teknologi, sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 1 angka 2 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2016 tentang cara penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis secara kualitatif. Fokus pengkajian mengenai penerapan dan kendala sistem e-tilang Berbasis CCTV (Closed Circuit Television) terhadap Pelanggar Lalu Lintas di Kabupaten Banyumas, yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan teori efektivitas hukum dan asas peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan, dimana salah satunya adalah acara pemeriksaan perkara pelanggaran lalu lintas jalan. Hasil penelitian ini akan memaparkan secara komprehensif mengenai penerapan dan faktor kendala sistem e-tilang Berbasis CCTV (Closed Circuit Television) terhadap Pelanggar Lalu Lintas di Kabupaten Banyumas dan penanggulangannya, sehingga dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kesadaran pengendara dalam tertib lalu lintas di wilayah hukum Polres Banyumas.
 
Kata Kunci : E-Tilang, CCTV (Closed Circuit Television), Pelanggar

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.