PENDEKATAN SPIRITUAL SEBAGAI ALTERNATIF REHABILITASI NON MEDIS BAGI PECANDU NARKOBA

Agoeng Noegroho

Abstract


Sumber daya manusia menjadi penentu bagi proses mencapai tujuan pembangunan selain sumber daya alam dan ekonomi, namun dengan banyaknya kasus penyalahgunaan Narkoba menjadikan permasalahan dan ancaman yang serius bagi kemajuan pembangunan bangsa dan negara. Tujuan penelitian untuk menganalisis pendekatan spiritual dan herbal sebagai alternatif rehabilitasi non medis bagi pecandu Narkoba. Penelitian menggunakan metode Participatory Learning and Action (PLA), penentuan informan penelitian dengan purposif yang dipilih yaitu pengurus yayasan, para mantan pecandu Narkoba yang sedang dalam proses rehabilitasi dan para pendamping atau konselor. Lokasi penelitian di panti Nurul Ichsan Al Islami dan An-Nur di Kabupaten Purbalingga. Pengumpulan data penelitian dengan wawancara, observasi, Focus Group Discussion (FGD). Analisis kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rehabilitasi spiritual dengan mengembalikan hakekat manusia untuk beriman dan bertaqwa dengan beribadah, mencintai keluarga dan teman, berikhtiar dan bersosialisasi melalui terapi dakwah, sholat, mengaji dan berdzikir secara berjamaah, melakukan rukiyah untuk melawan sakau dengan terapi mandi di air sungai dan air rebus (godog) disertai doa, kemudian rehabilitasi herbal dengan minuman ramuan seperti jamu untuk vitalitas dan detok racun.   Kata kunci: pembangunan, pencandu Narkoba, rehabilitasi spiritual, sumber daya manusia

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.