KELIMPAHAN TUNGAU PREDATOR DAN HAMA PADA TANAMAN SINGKONG (Manihot esculenta)

Bambang Heru Budianto

Abstract


Tanaman singkong dapat tumbuh di daerah dataran tinggi sampai rendah yang berkisar antara 10 m – 1.500 m di atas permukaan air laut (dpl). Berbagai faktor seperti temperatur, kelembaban, intensitas dan curah hujan pada berbagai ketinggian tempat tersebut dapat menentukan kelimpahan tungau predator dan hama. Tidak hanya faktor lingkungan, kultivar tanaman singkong yang ditanam di berbagai ketinggian tempat tersebut diduga juga menentukan kelimpahan tungau predator dan hama. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelimpahan tungau predator dan hama serta faktor lingkungan yang mempengaruhi kelimpahannya pada berbagai kultivar tanaman singkong (Manihot esculenta) yang ditanam pada berbagai ketinggian tempat. Metoda penelitian adalah survai dengan teknik pengambilan sampel secara sistematis. Sampel berupa jenis dan kelimpahan tungau predator serta hama yang terdapat pada daun singkong diambil dari dataran rendah dengan ketinggian tempat 0-499 m dpl (kabupaten Banyumas), sedang dengan ketinggian tempat 500-999 m dpl (kabupaten Banjarnegara) dan tinggi dengan ketinggian tempat di atas 1.000 m dpl (kabupaten Wonosobo). Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 6 kali dengan interval waktu 2 minggu sekali. Data kelimpahan yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi pada tingkat kesalahan 20%, sedangkan hubungan antara kelimpahan tungau predator dan hama dengan faktor lingkungan dianalisis dengan analisis regresi korelasi pada tingkat kesalahan yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 6 jenis tungau predator yaitu Typhlodromus sp., Amblyseius sp., A. aeralis, Galendromus sp., Phytoseius sp. dan Amblydromella sp. Jenis tungau hama yang diperoleh juga 6 jenis yaitu Tetranychus sp., T. urticae, T. cinnabarius, Brexipalpus sp.,  Paralorrya sp.  dan Oligonychus sp.  Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa ada perbedaan kelimpahan tungau predator dan hama pada berbagai ketinggian tempat serta jenis kultivar tanaman singkong. Kelimpahan tungau predator stadium dewasa tertinggi dijumpai pada tanaman singkong kultivar Martapura yang ditanam di daerah dataran rendah dan tinggi (kabupaten Banyumas dan Wonosobo). Sebaliknya, kelimpahan tungau hama terendah didapatkan pada tanaman singkong kultivar yang sama yang ditanam pada daerah dataran rendah (kabupaten Banyumas).  Faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap kelimpahan tungau predator adalah temperatur, sedangkan tungau hama yang paling mempengaruhi adalah kultivar 
 
Kata kunci : kelimpahan, tungau predator, tungau hama, ketinggian tempat, kultivar

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.