PENERAPAN SILASE LIMBAH SAYUR PASAR SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF UDANG HIAS (Neocaridina sp.) DI KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN “MINA IKARI” DESA MREBET KABUPATEN PURBALINGGA

Baruna Kusuma, Rima Oktavia Kusuma, Joni Johanda Putra

Abstract


Kelompok Mina Ikari tergolong pembudidaya yang baru sehingga butuh pendampingan untuk keberlanjutan usaha perikanan. Pada awal tahun 2020 beberapa anggota berhasil membudidayakan udang hias Neocaridina sp. atau red cherry. Keterbatasan teknologi pakan alternatif dan keterbatasan jenis induk udang yang dimiliki menjadikan kendala untuk pengembangan budidaya udang hias di kelompok Mina Ikari. Pengabdian berbasis IPTEKS LPPM Unsoed ini kami arahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan penyluhan dan pendampingan pembuatan pakan alternatif udang hias dengan memanfaatkan limbah sayur dari pasar terdekat kelompok Mina Ikari serta pengadaan induk beberapa jenis udang hias. Pengabdian selama pandemi COVID-19 kami lakukan dengan cara daring dan dan luring. Pelaksanaan pengabdian daring dengan memberika video tutorial yang sudah kami upload ke youtube kepada anggota Kelompok Mina Ikari. Koordinasi dan diskusi daring kami lakukan melalui group WhatsApp. Selanjutnya praktek kegiatan pengabdian dilakukan secara mandiri dengan dipandu ketua kelompok dan diskusi secara bersama secara daring. Evaluasi keberhasilan praktek yang dilakukan anggota kelompok dengan indikator pengukuran pH meter dimana keberhasilan kultur fermentor dan pembuatan silase limbah sayur ditandai hasil pengukuran pH antara 3,5-4. pH asam tersebut menandai bakteri asam laktat dapat hidup pada media dan menghasilkan asam laktat. Indikator keberhasilan pakan silase limbah sayur dengan foto udang saat memakan silase limbah sayur yang dibuat sebelumnya dan pengukuran TDS pada kolam demplot. Foto udang hias saat makan dan TDS dibawah 300 artinya pakan alternatif silase limbah sayur dimakan oleh udang hias sehingga tidak membusuk dan mencemari perairan. Pengadaan jenis udang hias dilakukan dengan menyesuaikan keadaan saat pandemi, baik pembelian dan pengiriman dilakukan melalui toko online. Kegiatan luring dengan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan. Luring dilaksanakan secara acak dan door to door ke rumah anggota kelompok untuk cross check hasil kegiatan. Kegiatan pengabdian IPTEKS menunjukkan hal positif dimana anggota yang mencoba teknologi pakan dapat dilakukan dengan baik dan berhasil

Full Text:

50-56

References


Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Purbalingga. 2017. Profil Desa Mrebet Potensi Desa. Kabupaten Purbalingga

Brown L., J. Peick, M. Pickett, T. Fanara, S. Gilchrist, A. Smiley, and Luke Roberson. 2020. Aquatic invertebrate protein sources for long-duration space travel. Life Sciences in Space Research. 28 (2021) 1–10.

Peraturan Pemerintah no 82 tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air

Wolayan, F.R., Yohanis. R. L. Tulung, B. Bagau., H. Liwe., I. M Untu. 2019. Silase Limbah Organik Pasar Sebagai Pakan Alternatif Ternak Ruminansia (Sebuah Review). Pasutra. 7(1):52-53

Weber S. and W. Traunspurger. 2016. Influence of the ornamental red cherry shrimp Neocaridina davidi(Bouvier, 1904) on freshwater meiofaunal assemblages. Limnologica. 59: 155–161.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.