PELUANG DAN TANTANGAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA PRODUK INTLEKTUAL KAMPUS BIDANG USAHA METAL FURNITURE POLITEKNIK BOSOWA

Alang Sunding, Ulia Ridhani, Imron Burhan

Abstract


Teknologi bahan logam yang berkembang memberikan kesempatan bagi siapapun yang mempunyai kreatifitas untuk memanfaatkan menjadi produk yang mempunyai nilai jual. Bahan logam yang sering kita jumpai dipasaran adalah besi beton, hollow, profil, strip plat dan lain-lain. Pemanfaatan bahan logam ini secara umum untuk  bangunan namun dengan kreatifitas kita dapat merubah penggunaan bahan ini dengan kombinasi bahan lainnya untuk menghasilkan karya funitur logam atau yang lebih dikenal dengan metal furniture. Bahan utama pembuatan furnitur adalah kayu, namun seiring berkurangnya bahan baku kayu dan berkembangnya teknologi bahan, produsen furnitur mulai beralih menggunakan logam untuk bahan furnitur. Furnitur minimalis modern menjadi tren dikalangan masyarakat sehingga sedikit demi sedikit furnitur kayu mulai tergantikan dengan metal furniture. Pengalaman dalam menjalankan PPUPIK pembuatan metal furniture selama dua tahun menjadi bekal dalam memanfaatkan peluang bisnis serta menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha pembuatan metal furniture. Peluang yang dapat dimanfaatkan antara lain belum banyak saingan, pelanggan membutuhkan furnitur yang minimalis, dimensi dan warna produk dapat disesuikan dengan keingin pelanggan. Tantangan yang dihadapi antara lain pelanggan perorangan menganggap bahwa harga produk metal furniture masih mahal, model atau bentuk masih kalah bersaing dengan produk bahan kayu, ukuran bahan tidak standar. Strategi untuk memanfaatkan peluang dan menghadapi tantangan adalah membuat contoh produk yang beragan sehingga produk dapat dilihat langsung oleh pelanggan, memberikan edukasi kepada pelanggan yang berhubungan dengan harga produk.


Full Text:

PDF

References


Kementrian Perindustrian. 2015. Membangun Ekosistem Industri Kreatif di Bali Creative Industry Center https://kemenperin.go.id/artikel/12794/Membangun-Ekosistem-Industri-Kreatif-di-Bali-Creative-Industry-Center--. Diakses pada 1 Oktober 2019

Porter. M.E. 1985. Five Forces Model. Based upon mechael E. Porter’s Worek. https://www.scribd.com/document/366536204/Michael-E-Porters-Five-Forces-Model-E-Book-From-Wikipedia diakses 1 Oktober 2019

Ulia,R. Alang,S. Imron,B. 2019. Produk Furnitur dari Metal sebagai Pengembangan Teaching Factory Politeknik Bosowa. Jurnal Dedikasi 21(1) : 62-66

Cheiselda. 2016. Analis lingkungan Ekternal Menggunakan Kerangka Kerja Porter’s Five Porces pada CV Citra Jaya. Jurnal Agora 4(1) : 249 - 258

Zamroni Salim.& Ernawati Munadi. 2017. Info Komoditi Furnitur,Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Jakarta.

Purhantara, W. (2010). Metode Penelitian Kualitatif untuk Bisnis. Yogyakarta : Graha Ilmu.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.