APLIKASI PUPUK MAJEMUK NPH-ZEO GRANUL TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DAN PERTUMBUHAN BAWANG MERAH PADA ULTISOL

Purwandaru Widyasunu, Bambang Siswo Susilo, Muhammad Rif’an

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh komposisi pupuk majemuk NPH-Zeo Granul dan varietas bawang merah serta interaksinya terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan bawang merah pada Ultisol dan (2) menentukan komposisi pupuk NPH-Zeo Granul yang terbaik pengaruhnya terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan bawang merah pada Ultisol. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Analisis pupuk, tanah, dan jaringan tanaman dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan dua faktor dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas bawang merah terdiri atas dua aras (level): varietas Bima dan Bauji, faktor kedua adalah komposisi pupuk majemuk NPH-Zeo granul yang terdiri atas lima aras: K0 (tanpa pemupukan atau kontrol), K1 (4,43%-0%), K2 (3,45%-5%), K3 (3,11%-8,68%), K4 (3,03%-11,51% ) dan K5 (2,89% N-13,75% P2O5). Variabel yang diamati adalah sifat kimia tanah: pH(H2O), pH(KCl), DHL dan P tersedia tanah serta pertumbuhan bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi NPH-Zeo granul berpengaruh terhadap pH(KCl), DHL dan P-tersedia tanah. Tidak terdapat interaksi antara komposisi pupuk NPH-Zeo granul dengan varietas bawang merah terhadap semua variabel pengamatan. Grade pupuk K4 (3,03% : 11,51% ) memberikan pengaruh yang paling baik terhadap P tersedia tanah.

Kata kunci: pupuk majemuk NPH, sifat kimia tanah, bawang merah, Ultisol

 

Research was aimed to: (1) know effect of NPH-Zeo granule and red onion varieties and the interactions to chemical properties of Ultisols and growth of onion, and (2) find the best composition of NPH-Zeo Granule to chemical properties and growth of onion on Ultisols. Research and analysis of fertilizer, soil, and plant, all were done in Screen House and Soil Sciences Laboratory of Agric. Fac. Univ. of Jenderal Soedirman. Completely random design was employed with two factors and three replicates. First factor was variety of red onion namely variety of Bima and Bauji. The second factor was composition of NPH-Zeo granule comprises five levels i.e.: K0 (with no fertilizer), K1 (4,43%-0%),  K2  (3,45%-5%),  K3  (3,11%-8,68%),  K4  (3,03%-11,51% ) dan  K5  (2,89% N-13,75% P2O5). Variables observed were: (1) properties of Ultisols i.e. pH(H2O), pH(KCl), DHL, (2) availability of P in Ultisols, and (3) growth of red onion. Research result showed that NPH-Zeo granule composition was affected to pH(KCl), DHL, and P-available in Ultisols. There was no interaction NPH-Zeo granule composition with red onion variety to all variables. Grade of fertilizer K4 (3,03% : 11,51% ) was gave best effect to P-available in Ultisols. 


Keywords: NPH compound fertilizer, soil chemical properties, onion, Ultisol


Full Text:

PDF

References


Anggraini, F.A., Suryanto dan N.Aini. 2013. Sistem Tanam dan Umur Bibit pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Varietas Inpari 13. Jurnal Produksi Tanaman 1(2)

Ardjasa,W.S. 1993. Peningkatan Produktivitas Lahan Kering Melalui Pemupukan Fosfat Alam dan Bahan Organik Lanjutan pada Pola: Padi Gogo-Kedelai-Kacang Tunggak. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Wilayah Lahan Kering I. Lembaga Penelitian Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Ariyanto, S. 2015. Pengujian Serapan Nitrogen Beberapa Varietas Padi Gogo Aromatik dan Sifat Kimia Tanah Ultisol dengan Pemberian Pupuk N Zeo SR. Skripsi. Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Arsiati, A. 2002. Sifat-Sifat Asam Humat Hasil Ekstraksi Dari Berbagai Jenis Bahan Dan Pengekstrak. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor: 32

Baswarsiati., Tri dan S. Kuntoro. 2013. Pengembangan Varietas Bawang Merah Potensial Dari Jawa Timur. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Jawa Timur.

Burhan. 2016. Pemanfaatan Night Soil Dan Batuan Fosfat Alam Untuk Meningkatkan Serapan P dan Pertumbuhan Tanaman Jagung. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian.Sekolah Tinggi Perkebunan (STIBUN) Lampung: 120 – 127

Departemen Pertanian. 2006. Pembakuan standar mutu produk beberapa segmen pasar.

Emilsson, T., J.C. Berndtsson., J.E. Mattsson and K. Rolf. 2007. Effect of using conventional and controlled release fertiliser on nutrient runoff from various vegetated roof systems. Ecological Engineering 29: 260 – 271

Firmansyah, I. dan Sumarni. 2013. Pengaruh Dosis Pupuk N dan Varietas Terhadap pH Tanah, N- Total Tanah, Serapan N, dan Hasil Umbi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Tanah Entisol Brebes Jawa Tengah. J. Hort. 23(4): 358 – 364

Firmansyah, M.A. dan A. Anto. 2013. Teknologi budidaya bawang merah lahan marjinal di luar musim. Palangkaraya, Kalimantan Tengah: Kantor Perwakilan Bank Indonesia: 38

Gharabaghi, M., M. Irannajad and M. Noaparast. 2010. A review of the beneficiation of calcareous phosphate ores using organic acid leaching. Hydrometallurgy 103: 96 – 107

Hong-tao, Z., W.Yao-sheng, S. Hao-wen, H. Yan-yu,Y. Na, Z. Yu-ling, D. Xiu-li, H.Yi and Z.Yu- long. 2009. The Production of Organic-Inorganic Compound Film-Coated Urea and the Characteristics of Its Nutrient Release. Agricultural Sciences in China 8(6): 703 – 708

Ji, X.H., S.X. Zheng, Y.H. Lu and Y.L. Liao. 2007. Study of dynamics flood water nitrogen and regulation of its run off loss in paddy field based two cropping rice with urea and controlled release nitrogen fertilizer application. Agricultural Science in China 6(2): 189 – 199

Kharisun dan M. Rif’an. 2013. Perakitan Pupuk N ZEO-SR Untuk Meningkatkan Efisiensi N dan Produktivitas Padi Gogo Aromatik di Tanah Ultisol. Laporan Penelitian. Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Leny, EM., Suwardi dan I. Yuliana. 2005. Pengaruh Zeolit Terhadap Efisiensi Unsur Hara pada Pupuk Kandang dalam Tanah. Jurnal Zeolit Indonesia 4(2): 62 – 69

Madjid, R. Napoleon dan Sodik. 2011. Pengaruh Vermikompos Terhadap Perubahan Kemasaman (pH) dan P Tersedia Tanah. Skripsi. UNSRI Indralaya, Sumatera Selatan.

Nainggolan, G.D. 2009. Pola Pelepasan Nitrogen dari Pupuk Tersedia Lambat (Slow Relese Fertilizer) Urea-Zeolit-Asam Humat. Skripsi. IPB, Bogor.

Nishanth, D. and D.R. Biswas. 2008. Kinetics of phosphorus and potassium release from rock phosphate and waste mica enriched compost and their effect on yield and nutrient uptake by wheat (Triticum aestivum). Bioresource Technology 99: 3342 – 3353

Novriani. 2010. Alternatif Pengelolaan Unsur Hara P (Fosfor) Pada Budidaya Jagung. Agronobis 2(2)

Novizan. 2004. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Agromedia Utama. Jakarta.

Nursyamsi, D. 2009. Pengaruh Kalium dan Varietas Jagung terhadap Eksudat Asam Organik dari Akar, Serapan N, P,dan K Tanaman dan Produksi Brangkasan Jagung (Zea mays L.). J. Agron. Indonesia 37(2): 107 – 114

Pangestu, D., Suwardi dan Widyatmaka. 2004. Pengaruh Penambahan Zeolit pada Media Tumbuh Tanaman padaTanaman Melon dan Semangka dalam Sistem Hidroponik. Institut Pertanian Bogor.Jurnal Zeolit Indonesia 3(1): 30 – 36

Pickering, H.W., N.W. Menzies and M.N. Hunter. 2002. Zeolite/Rock phosphate a novel fertiliser for potted plant production. Scientia Horticulture 94: 333 – 343

Pitojo, S. 2006. Benih Bawang Merah. Kansius. Yogyakarta.

Prasetyo, B.H. dan D.A. Suriadikarta. 2006. Karakteristik, Potensi, dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian LahanKering Di Indonesia. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Jurnal Litbang Pertanian 25(2)

Purbiati, T., U. Abdullah dan S. Arry. 2010. Pengkajian Adaptasi Varietas Bawang Merah Toleran Hama Penyakit Pada Lahan Kering Di Kalimantan Barat (Assessment Of Adaptation OfShallots Varieties Pest Tolerant Disease On Dry Land In West Kalimantan). http://kalbar.litbang.pertanian.go.id/. Diakses pada 24 April 2018.

Rahayu, E. dan A. N. Berlian. 2004. Bawang Merah: Mengenal varietas unggul dan cara budidaya secara kontinu. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rif’an, M., Kharisun dan Sisno. 2016. Asidulasi BFA dengan Asam Humat pada Perakitan Pupuk Np-Zeo Granul Untuk Meningkatkan Efisiensi NP dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Ultisol. Usulan Penlitian. Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto.

Rita, R., Radian dan B. Setia. 2013. Pengaruh Berbagai Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi di Lahan Pasang Surut. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Tanjung pura Pontianak, Kalimantan.

Salibury, F. B dan C. W. Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan. Jilid 1. Terjemahan: Diah R. Lukman dan Sumaryono. ITB. Bandung.

Sastramiharja, H., M. Farida dan E.A. Sri. 2009. Pemanfaatan Fosfat Alam yang digunakan Langsung Sebagai Pupuk Sumber. P. Balai Penelitian Tanah, Bogor: 14.

Setyawati, W., Rini dan M. Tri. 2007. Katalog Teknologi Inovatif Sayuran. Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Bandung.

Sinaga, E.M., E.S. Bayu dan I. Nuriadi, 2013. Adaptasi Beberapa Varietas Bawang Merah (Alliumascalonicum) di Dataran Rendah Medan. Jurnal Online Agroteknologi 1(3): 404 – 417

Sri Adiningsih, J. dan Mulyadi. 1993. Alternatif teknik rehabilitasi dan pemanfaatan lahan alang- alang. hlm. 29-50. Dalam S. Sukmana,Suwardjo, J., Sri Adiningsih, H. Subagjo., H.Suhardjo.Y. Prawira sumantri (Ed.). Pemanfaatan lahan alang-alang untuk usahatani berkelanjutan. Prosiding Seminar Lahan Alang-alang, Bogor, Desember 1992. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Badan Litbang Pertanian.

Suwardi. 1995. Prospek zeolit sebagai media tumbuh tanaman. Jurnal Agrotek 2(2): 43 – 47

Suwardi. 2002. Pemanfaatan Zeolit Untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Pangan, Peternakan, dan Perikanan. Makalah Seminar TeknologiAplikasi Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Tan, K.H. 1993. Principle of Soil Chemistry. Marcel Dekker Inc. New York.

Utomo, M.1993. Prospek Batuan Fosfat untuk pengembangan Pertanian Di Lahan Masam. Prosiding seminar: 17

Wibowo, S. 2009. Budidaya Bawang. Penebar Swadaya. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.