ANALISIS JENIS STRUKTUR GEOLOGI IMPLIKASINYA TERHADAP BENCANA LONGSOR DAERAH KANDANGSERANG KECAMATAN KANDANGSERANG KABUPATEN PEKALONGAN JAWA TENGAH

Huzaely Latief Sunan, Akhmad Khahlil Gibran

Abstract


Keberadaan struktur geologi sering dikaitkan dengan bencana tanah longsor dan gempa bumi. Daerah Kandangserang merupakan daerah yang cukup menarik untuk dilakukan penelitian. Daerah ini memiliki beberapa litologi yang berbeda dengan kemiringan datar sampai terjal serta dipengaruhi oleh kontrol struktur yang beragam, sehingga penelitian dilakukan untuk mengetahui jenis struktur yang terdapat pada daerah tersebut. Untuk memecahkan masalah – masalah struktur geologi yang kompleks, maka digunakan metode pemetaan detail terhadap unsur struktur geologi. Secara umum hal yang paling penting dalam mempelajari struktur geologi adalah geometri dari unsur struktur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis struktur yang berkembang pada daerah kandangserang, yang nantinya apakah berhubungan dengan kejadian bencana longsor pada daerah sekitar.

Kata Kunci: Struktur Geologi, Jenis Struktur, Kandangserang, Pekalongan

 

The existence of geological structures is often associated with landslides and earthquakes. Kandangserang area is an area that is quite interesting to do research. This area has several different lithologies with flat to steep slopes and is influenced by various structural controls, so research is conducted to find out the types of structures found in the area. To solve complex geological structure problems, a detailed mapping method is used for the elements of geological structure. In general the most important thing in studying geological structures is the geometry of structural elements. The purpose of this study was to determine the types of structures that developed in the area of attack Candidates, which later was related to the occurrence of landslides in the surrounding area.

Key words: Structural Geologi, Kinds of Structure, Kandangserang, Pekalongan


Full Text:

PDF

References


Bapeda Kabupaten Pekalongan. 2000. Peta Kabupaten Pekalongan. https://peta-kota.blogspot.com. Diakses pada 28 Oktober 2019.

Condon, W.H., L. Pardyanto, K.B. Ketner, T.C. Amin, S. Gafoer, dan H. Samodra. 1996. Peta Geologi Lembar Banjarnegara dan Pekalongan, edisi ke-2. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

Crudem. 1991. A simple Definition of Landslide. Bulettin International Association for Engineering Geology 43: 27 – 29

Djuri, M., H. Samodra, T.C. Amin, dan S. Gafoer. 1996. Peta Geologi Lembar Purwokerto dan Tegal, edisi ke-2. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

Karnawati, D. 2001. Tanah Longsor di Indonesia, Penyebab dan Upaya Mitigasinya, Prosiding Stadium General Pencegahan dan Pengangan Bahaya Tanah longsor. Prosiding Kumpulan Makalah. KMTS UGM, Yogyakarta.

Krueger S W. 2010. Dynamics of tear faults in the salt-detached systems of the Gulf of Mexico [abs.][C]//AAPG Annual Convention & Exhibition Abstracts 19: 137 – 138

Pulunggono dan Martodjojo, S. 1994. Perubahan Tektonik Paleogene–Neogene Merupakan Peristiwa Tektonik Terpenting di Jawa, Proceeding Geologi dan Geotektonik Pulau Jawa. Percetakan Nafiri. Yogya.

Sutikno. 1997. Penanggulangan Tanah Longsor. Bahan Penyuluhan Bencana Alam Gerakan Tanah. Jakarta.

Van Bemmelen, R.W. 1949. The Geology of Indonesia Vol. IA. Martinus Nijhoff. Belanda.

Verstappen HTh. 1983. Applied Geomorphology. Elsevier Scientific Publishing Company. Amsterdam, The Netherlands. 1 – 385 pp.

Whitten, D.G.A. & J.R.V. Brooks. 1972. Dictionary of Geology. Penguin Books Ltd. Harmondsworth, U.K. 495 p.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.