RANCANG BANGUN DAN UJI PERFORMANSI PEMURNIAN BIOGAS TIPE DOWN-UP PURIFIER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BIOGAS

Masrukhi Masrukhi, Abdul Mukhlis Ritonga

Abstract


Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari bahan organik melalui proses fermentasi. Metan merupakan unsur gas yang menentukan kualitas biogas. Bila biogas memiliki kadar metan yang tinggi maka biogas tersebut akan memiliki nilai kalor yang tinggi. Oleh kerana itu kemurnian biogas tersebut penting. Sehingga perlu melakukan penelitian rancang bangun alat pemurnian biogas untuk meningkatkan kualitas biogas. Variabel yang diukur dalam penelitian ini yaitu C/N rasio, pH, suhu, total solid (TS), volatile solid (VS), Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) yang berpengaruh dalam produksi gas metan. Kadar CH4 dan CO2 setelah dimurnikan, dan waktu optimal untuk proses pemurnian biogas, perlakuan yang diberikan menggunakan 3 waktu pengujian, yaitu 30, 60, dan 90 menit. Percobaan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio C/N sebesar 20,36 dengan suhu rata-rata 25,1oC dan pH rata-rata 6. Nilai BOD awal dan akhir masing-masing sejumlah 77800,86 mg/l dan 53002,42 mg/l dan COD awal dan akhir masing-masing sejumlah 59800 mg/l dan 36000 mg/l. TS dan VS masing masing mengalami penurunan sebesar 20,99% dan 17,93%. Penggunaan adsorben arang aktif dan zeolit dapat meningkatkan kandungan gas CH4 sebesar 136,5% dan menurunkan kandungan gas CO2 sebesar 64% pada biogas. Lama waktu pengujian mampu meningkatkan konsentrasi CH4 dan menurunkan kandungan gas CO2 dengan waktu paling optimal yaitu 30 menit.

 

Kata kunci: Biogas, pemurnian biogas, adsorben, arang aktif, zeolit


Biogas is energy resulting from organic materials through the process of fermentation in biodigester. Methane is a gas element that determines the quality of biogas. If biogas has high methane content, the biogas will have a high heating value. Therefore the purity of biogas is important. So it is necessary to conduct research on the design of biogas purification tools to improve the quality of biogas. Measured variabels in this research include C / N ratio, pH, temperature, total solid (TS), volatile solid (VS), Biochemical Oxygen Demand (BOD) and Chemical Oxygen Demand (COD) which affect the production of methane gas. The levels of CH4 and CO2 after purification processes using activated charcoal and zeolite adsorbents, and the optimal time for biogas purification process. The treatment uses 3 times the test, which is 30, 60 and 90 minutes. The results showed that the C / N ratio was 20.36, with an average temperature of 25.1oC and an average pH of 6. The initial and final BOD values were 77800.86 mg / l and 53002.42 mg / l and respectively. The initial and final COD are 59800 mg / l and 36000 mg / l, respectively. Then TS and VS each decreased by 20.99% and 17.93%. The use of activated charcoal and zeolite adsorbents can increase CH4 gas content by 136,5% and reduce CO2 gas content by 64% in biogas, with the most optimal time, which is 30 minutes.

 

Key words: Biogas, biogas purification, adsorbent, activated charcoal, zeolite



Full Text:

PDF

References


Budiyono dan Gita H. 2013. Pengaruh Temperatur Terhadap Produksi Biogas dari Kotoran Kuda. Universitas Diponogoro. Semarang.

Hambali dan Eliza. 2007. Teknologi Bioenergi. Agro Media Pustaka. Jakarta.

Haryati T. 2006. Biogas: limbah peternakan yang menjadi sumber energy alternatif. Wartozoa 16(2): 160 – 169

Nadliriyah, N Triwikantoro. 2013. Pemurnian Produk Biogas Dengan Metode Absorsi Menggunakan Larutan Ca(OH)2. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Ozkan F.C., and Ulku S. 2008. Diffusion Mechanism of Water Vapour in A Zeolitic Tuff Rich in Clinoptilolite, Thermal Analysis and Calorymetry. 94: 699 – 702

Sikanna dan Rismawaty. 2013. Kajian Teknologi Produksi Biogas Dari Sampah Basah Rumah Tangga. Jurusan Kimia Fakultas MIPA. Universitas Tadulako.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.