EVALUASI PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PERSONEL MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) STUDI KASUS SANTOS (SAMPANG) PTY LTD

Maria Krisnawati, Annisa Dyah Larasati, Raden Beniadi Setiawan

Abstract


Perusahaan memerlukan adanya sistem transportasi yang tepat agar terciptanya keberlangsungan proses produksi yang lancar serta efisien pada perusahaan tersebut. Sistem transportasi yang dimaksud pada penelitian ini adalah sistem transportasi para pekerja yang akan ditempatkan bekerja di wilayah produksi di Jawa Timur. Maka dari itu, perusahaan harus menerapkan sistem transportasi yang tepat agar terciptanya sistem transportasi yang efisien dan efektif. Selama ini, santos menggunakan moda transportasi bus yang disewa untuk mengangkut para pekerjanya ke daerah produksi perusahaan. Pekerja yang akan diangkut tersebut nantinya akan dijemput dari Surabaya menuju beberapa fasilitas produksi Santos, yaitu ke Camplong dan Grati OPF, dan sebaliknya. Namun, setelah perusahaan berhenti memproduksi minyak, jumlah personel yang dibutuhkan dilapangan berkurang, maka jumlah personel yang akan diangkut bus juga berkurang sehingga bus tidak terisi dengan penuh. Oleh karena itu, penulis ingin mengevaluasi pemilihan moda transportasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini dengan menggunakan metode AHP. Berdasarkan penerapan metode AHP, didapatkan kriteria dengan bobot prioritas tertinggi secara berurutan adalah kriteria biaya (77.82%), kenyamanan (17.35%), kapasitas (4.78%) dan kecepatan (0.005%).

 

Kata kunci: Logistik, Transportasi, Pemilihan Moda Transportasi, AHP

 

The company needs the right transportation system to create a smooth and efficient production process for the company. The transportation system referred to in this study is the transportation system of workers who will be placed to work in the production area in East Java. Therefore, companies must implement an appropriate transportation system in order to create an efficient and effective transportation system. During this time, Santos used the bus transportation mode that was hired to transport its workers to the company's production area. The workers who will be transported will later be picked up from Surabaya to several Santos production facilities, namely to Camplong and Grati OPF, and vice versa. However, after the company stopped producing oil, the number of personnel needed in the field was reduced, so the number of personnel to be transported by the bus was also reduced so that the bus was not fully loaded. Therefore, the authors want to evaluate the choice of transportation mode that suits the needs of the company today using the AHP method. Based on the application of the AHP method, the criteria with the highest priority weights are sequentially cost criteria (77.82%), comfort (17.35%), capacity (4.78%) and speed (0.005%).

 

Key words: Logistics, Transportation, Transportation Mode Selection, AHP


Full Text:

PDF

References


Angraini, Y. N., Rosita, M., & Taufiq, A. A. P. 2016. Peralihan Moda Transportasi Jasa Pengiriman Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP): Studi Kasus PT. XYZ. PERFORMA Media Ilmiah Teknik Industri 15(2)

Beškovnik, B. 2016. Structural changes in the container liner shipping influencing shipping agent’s role. Pomorstvo 30(2): 165 – 173

Budiartha R.M. I Nyoman. 2013. Perencanaan Dan Evaluasi Sistem Transportasi Logistik Kota Denpasar Yang Ramah Lingkungan dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil 7 (KoNTekS 7) Universitas Sebelas Maret (UNS) - Surakarta, 24-26 Oktober 2013.

Ma’arif, M. S., & Tanjung, H. 2003. Teknik-teknik kuantitatif untuk manajemen. PT Grasindo. Jakarta. 88p.

Odeyale, Solomon Olasunkanmi, Alamu, O. J., & Odeyale, E. O. 2014. Performance evaluation and selection of best mode of transportation in Lagos State Metropolis. International Journal for Traffic & Transport Engineering 4(1)

Saaty, T.L. 1980. The Analytic Hierarchy Process. McGraw-Hill. New York.

Tseng, Yung-yu, Wen Long Yue, and Michael AP Taylor. 2005. The role of transportation in logistics chain. Eastern Asia Society for Transportation Studies.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.