FAKTOR- FAKTOR KESUKSESAN KOMPETENSI PSIKOMOTORIK LULUSAN SMK JURUSAN TATA KECANTIKAN DALAM BEKERJA DI DUNIA INDUSTRI

Gea Harleyna Saskia, Aniesa Puspa Arum, Neneng Siti Silfi Ambarwati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor kesuksesan kompetensi psikomotorik lulusan SMK jurusan tata kecantikan dalam bekerja di dunia industri diperlukan study pendahuluan yang mengungkapkan fakta yang diperoleh dari hasil observasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif berdasarkan penelitian pendahuluan yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa lulusan siswa SMK jurusan tata kecantikan, dilihat dari segi pekerjaan atau aktivitasnya menunjukan kesesuaian jurusannya dibuktikan dengan skor 76,7% sedangkan yang tidak sesuai 23,3%. Pengumpulan data menggunakan teknik angket atau kuesioner yang didapat dari           30 responden alumni siswa SMK tata kecantikan. Dimana faktor kecerdasan didapat melalui pendidikan atau pengetahuan dari SMK, faktor percaya diri dan faktor kreativitas yang tumbuh dari kegiatan praktek belajar serta faktor kerja keras saat berada di bangku sekolah. Berpengaruh terhadap kompetensi psikomotorik siswa lulusan tata kecantikan. Kompetensi psikomotorik lulusan yang mumpuni menjadi poin penting saat mencari pekerjaan sehingga sangat banyak peluang pekerjaan atau usaha yang didapat oleh lulusan siswa tata kecantikan.

 

Kata kunci: kesuksesan, kompetensi, psikomotorik, industri

 

This study aims to determine the success factors of psychomotor competence of vocational high school graduates majoring in beauty in working in the industrial world required a preliminary study that reveals facts obtained from observations. This study uses a quantitative descriptive research method based on preliminary research conducted by researchers showing the research of vocational high school students majoring in beauty, in terms of work or activity shows the suitability of the majors evidenced by a score of 76.7% while those that do not match 23.3%. Data collection using a questionnaire obtained from 30 respondents alumni of beauty vocational high school students. Where intelligence is obtained through education or knowledge from vocational high schools, confidence and creativity factors that grow from learning practices and hard work while in school. Influence the psychomotor competence of graduate students majoring in beauty. Psychomotor competence of qualified graduates becomes an important point when looking for work so that there are so many job or business opportunities that are obtained by graduates of beauty majors.

 

Key words: success, competence, psychomotor, industry


Full Text:

PDF

References


Badan resmi Statistik. Keadaan Ketenagakerjaan di Indonesia Februari 2019. https://www.bps.go.id/pressrelease.html. Diakses pada 27 Agustus 2019

Effendi. 2013. Integrasi Pembelajaran Active Learning dan Internet- Based Learning dalam Meningkatkan Keaktifan dan Kretivitas Belajar. 7(2): 283 – 308

Hasbullah. 2017. Dasar- Dasar Ilmu Pendidikan. PT. Raja Grafindo Persada. Depok. P 229.

Kesuma. 2011. Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung. P 17.

Liliana. 1996. Strategi Sukses Dan Karier. Elex Media Komputindo. P 98.

Rahmasari. 2012. Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan. 3(1): 1 – 20

Rosa. 2015. Analisis Kemampuan Kelas X pada Ranah Kognitig, Afektiff, Psikomotorik. 1(2): 24 – 28

Subekti & Kusuma. 2017. Deskripsi Kemampuan Komunikasi Matematis ditinjau Dari Rasa Percaya Diri Mahasiswa. 3(1): 430 – 446

Sukirman. 2017. Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Kompetensi Psikomotorik Peserts Didik Kelas XI IPS Pada Pembelajaran PAI di SMAN 10 Bulukumba. Skripsi. UIN Alauddin Makassar. Makassar.

Supadi. 2017. Evaluasi Program Praktek Kerja Industri di Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 19(3): 240 – 254

Supriyanto. 2016. Studi Lacak Lulusan S1 Program Studi Pendidikan Tat Arias Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Skripsi. Universitas Negeri Jakarta. Jakarta.

Wibowo. 2016. Upaya Memeperkecil Kesenjangan Kompetensi Lulusan Menengah Kejuruan Dengan Tuntutan Dunia Industri. 23(1): 45 – 50

Winarso. 2014. Dinamika Ketenagakerjaan pada Wilayah Pedesaan Lahan Kering di Indonesia. 14(1): 1 – 14


Refbacks

  • There are currently no refbacks.