PROYEKSI PERKEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KECAMATAN KARANGLEWAS

Supadi Supadi, Sukiman Sukiman

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekataan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM. Informan ditentukan dengan teknik snowball sampling, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif dan SWOT (strenghts (kekuatan), weeknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman). Hasil penelitian menunjukan bahwa UMKM di Kecamatan Karanglewas mengalami peningkatan setiap tahunnya, kemudian informan penelitian yaitu 17 pelaku UMKM mengatakan bahwa UMKM didaerah tersebut memiliki keunggulan dalam hal variasi dan ciri khas produk, akan tetapi UMKM di Kecamatan Karanglewas masih memiliki kendala yaitu kurangnya modal untuk mengembangkan usaha, perizinan, sarana dan prasarana. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan proyeksi perkembangan UMKM di Kecamatan Karanglewas butuhkan regulasi untuk mempermudah pelaku UMKM dalam mendapatkan permodalan usaha, perizinan usaha, sarana dan prasaran.

 

Kata kunci: Kecamatan Karang Lewas, UMKM.

 

This study aims to analyze the projected development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Karanglewas District, Banyumas Regency. The method used in this research is descriptive analysis with qualitative approach. The informants in this study were UMKM actors. The informant is determined by snowball sampling technique, while the data analysis technique uses descriptive analysis and SWOT (strengths, strengths, weaknesses, opportunities and threats). The results showed that MSMEs in Karanglewas Sub-district experienced an increase every year, then research informants namely 17 MSMEs said that MSMEs in the region had advantages in terms of variety and product characteristics, but MSMEs in Karanglewas District still had constraints namely lack of capital to develop businesses , licensing, facilities and infrastructure. Therefore, to improve the projected development of MSMEs in Karanglewas Subdistrict, regulations are needed to facilitate MSME entrepreneurs in obtaining business capital, business licensing, facilities and infrastructure.

 

Key words: Karang Lewas District, MSMEs.


Full Text:

PDF

References


Hati, Shinta Wahyu., & R. Irawati. 2017. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Batam. Prosiding Seminar Nasional Applied Business And Engineering Conference. Pangkal Pinang. P. 545 – 558

Fitrianingsih, Nurul Eka. 2014. Analisis Faktor Perkembangan UMKM Btu Permata Martapura Sebagai Salah Satu Penggerak Perekonomian Kalimatan Selatan. Jurnal Ilmiah Universitas Brawijaya 2(1): 1

Arikuto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekataan Praktik. Rineka Cipta. Jakarta. 151 pp.

Nurdiana, Nina. 2014. Teknik Sampling Snowball dalam Penelitian Lapangan. Jurnal ComTech 5(2):1110 – 1118 pp.

Hartomo, Giri. 2019. UMKM Sumbang Rp.8.400 Triliun Ke Perekonomian Pada 2018. https://economy.okezone.com/. Diakses pada 31 Oktober 2019

Badan Pusat Statistik. 2018. Kecamatan Karanglewas Dalam Angka 2018. http://www.bps.go.id.Diakses pada 31 Oktober 2019

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Usaha Besar (UB) Tahun 2010 – 2015. http://www.depkop.go.id. Diakses pada 31 Oktober 2019

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Usaha Besar (UB) Tahun 2016 – 2017. http://www.depkop.go.id. Diakses pada 31 Oktober 2019

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.