ANALISIS IMPLEMENTASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM)

Hendi Rohendi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penyusunan laporan keuangan pada UMKM Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Variabel penelitian dioperasionalisasi dengan merujuk pada SAK EMKM. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyusunan laporan keuangan yang dilakukan oleh UMKM yang ada di Kec.Margaasih masih sederhana, umumnya menggunakan single entry dan belum terintergrasi. SAK EMKM masih belum difahami oleh para pelaku UMKM dimana hanya mencapai skor 2,67 dari skor ideal yakni 5,0. Penyusunan laporan keuangan yang dilakukan oleh pelaku UMKM di Kec. Margaasih Kab. Bandung ini baru sebatas buku catatan kas masuk dan keluar, buku utang, buku piutang dan buku tambahan lainnya tetapi belum terintergrasikan dengan baik sehingga tidak dapat menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan standar EMKM. Mengacu pada hasil kuisioner, interviu dan observasi dokumen transaksi yang ada maka dapat disusun laporan keuangan single entry yang tetap dapat menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan standar EMKM dimana menghasilkan laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan catatan atas laporan keuangan.

 

Kata kunci: Analisis, Penyusunan, Laporan Keuangan, SAK, EMKM.

 

This study aims to determine the implementation of financial statement preparation at MSMEs based on the Financial Accounting Standards of Micro, Small and Medium Enterprises (SAK EMKM). This research uses quantitative and qualitative methods. Research variables were operationalized by referring to SAK EMKM. Data analysis uses quantitative and qualitative descriptive methods.The results showed that the preparation of financial statements conducted by MSMEs in Kec. Margaasih was still simple, generally using a single entry and not yet integrated. SAK EMKM is still not understood by the SMEs who only reach a score of 2.67 from an ideal score of 5.0. The preparation of financial statements conducted by SMEs in Kec. Margaasih Kab. Bandung is only limited to cash in and out records, debt books, accounts receivable books and other supplementary books but has not been well integrated so that it cannot present financial reports in accordance with EMKM standards. Referring to the results of questionnaires, interviews and observations of existing transaction documents, a single entry financial report can be prepared which can still present financial reports in accordance with EMKM standards which produce statement of financial position, income statements and notes.

 

Key words: Analysis, Preparation, Financial Statements, SAK, EMKM.


Full Text:

PDF

References


Astutie, Y., Fanani, B. 2015. Small to Medium-sized Enterprises and Their Financial Report Quality.

International Journal of Economics and Financial Issues 6(S4): 36 – 45

Carraher, S., & Van Auken, H. 2013. The use of financial statements for decision making by small firms. Journal of Small Business & Entrepreneurship 26(3): 323 – 336

Dewi, Jilma. 2017. Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK-EMKM) (Study Kasus di UMKM Bintang Malam Pekalongan). Riset & Jurnal Akuntansi 2(1): 11 – 17

Diajeng A Z Rachmanti, Hariyadi & Andrianto. 2019. Analisis Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Batik Jumput Dahlia Berdasarkan SAK-EMKM. Jurnal Balance 16(1)

Herawati, A. R. 2011. Sistem Kemitraan Usaha Mikro Kecil Menengah (EMKM)–Usaha Besar Dengan Pemodelan Systems Archetype. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2014. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2016. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah. Jakarta.

Ismadewi, K., Herawati, T & Atmaja, T. 2017. Penyusunan Laporan Keuangan Sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Dan Menengah (SAK EMKM) Pada Usaha Ternak Ayam Boiler. E-Journal Universitas Pendidikan Ganesha 8(2)

Kariyoto. 2015. Analisis Implementasi Akuntansi Usaha Kecil dan Menengah. Universitas Brawijaya

Kasmir. 2016. Analisis Laporan Keuangan. Grafindo Persada. Jakarta.

Kieso, Donald E., Jerry J. Weygandt, & Terry D. Warfield. 2017. Intermediate Accounting, edisi IFRS. John Wiley. USA.

Mendoza, Rufo. 2015. Financial Performance of Micro, Small and Medium Enterprises (Msmes) In the Philippines. International Journal of Business and Finance Research 9(4): 67 – 80

Munawir. 2002. Analisa Laporan Keuangan, Penerbit UPP-AMP YKPN. Yogyakarta.

Muchid, Abdul. 2012. Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan – Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK – ETAP) (Kasus pada UD. Mebel Novel’l di Banyuwangi). Universitas Jember. Jember.

Ritu Srivastava. 2016. The Investment Model of Crowdfunding for MSME (Micro, Small and Medium Enterprises) in India. International Perspectives on Crowdfunding 169 – 184 pp.

Savitri, Saifudin. 2018. Pencatatan Akuntansi Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Studi Pada Umkm Mr. Pelangi Semarang). Jurnal Manajemen Bisnis dan Inovasi 5(2)

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta. Bandung.

Tambunan, T. H. 2000. Perekonomian Indonesia Beberapa Isu Penting. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Uddin R, Biswas T, Ali J and Khatun M. 2017. Accounting Practices of Small and Medium

Enterprises in Rangpur, Bangladesh.

Zamberi Ahmad. 2012. Micro, small and medium‐sized enterprises development in the Kingdom of Saudi Arabia: Problems and constraints. World Journal of Entrepreneurship, Management and Sustainable Development 8(4) 217 – 2 pp.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.