PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESANTREN DALAM KEWIRAUSAHAAN DAN KOPERASI

Adhi Iman Sulaiman, Masrukin Masrukin, Bambang Suswanto

Abstract


Penelitian bertujuan menganalisis pemberdayaan masyarakat dalam kelembagaan kewirausahaan dan Koperasi di Desa Kujang, Desa Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Menggunakan metode kualitatif penelitian Participatory Action Research (PAR), pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi, observasi dan Focus Group Discussion. Informan penelitian secara purposive yaitu 25 orang dari kelompok kewirausahaan dan Koperasi. Analisis data PAR yaitu triangulasi, mencari keragaman dan investigasi dengan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan model pemberdayaan masyarakat yaitu (1) Mengidentifikasi dan analisis masalah, potensi sumber daya manusia, alam dan ekonomi masyarakat untuk merencanakan program pemberdayaan, (2) Berhasil menumbuhkan semangat dan kebersamaan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam kewirausahaan serta Koperasi, (3) Melaksanakan program penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, (4) Melakukan monitoring dan evaluasi dengan pendampingan, perluasan akses pasar dan kemitraan, (5) Menjadi proses rehabilitasi sosial dan ekonomi masyarkat dari traumatik, dan stigma negatif terhadap pesantren.

 

Kata kunci: kewirausahaan, Koperasi, masyarakat desa, pemberdayaan, pesantren

 

The study aims to analyze of community empowerment in entrepreneurs and cooperative institutions in Kujang Village, Cikoneng District, Ciamis Regency. Used qualitative research methods of Participatory Action Research (PAR). Data was collected through interviews, documentation, observation, and Focus Group Discussion. Informants have been purposive selected i.e. 25 people from the entrepreneurship group and cooperatives. PAR data analysis is triangulation, seeking diversity and investigation with society. The results showed the implementation of community empowerment model: (1) Identify and analyze the problem, potential of human, natural and economic resources of communities to plan empowerment programs, (2) The Managed to foster a spirit and togetherness to improve knowledge and skills of entrepreneurship and cooperatives, (3) Execute a program extension, training and mentoring, (4) Monitoring and evaluation in the form of assistance, expansion of market access and partnership, (5) The rehabilitation process of social and economic from the traumatic, and negative stigma against pesantren.

 

Key words: boarding school, cooperatives, empowerment, entrepreneurship, rural community.


Full Text:

PDF

References


Adi, I.R. 2013. Intervensi Komunitas dan Pengembangan Masyarakat: sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Rajawali Pers. Jakarta.

Anantanyu, S. 2011. Kelembagaan Petani: Peran dan Strategi Pengembangan Kapasitasnya. Jurnal SEPA 7(2): 102 – 109

Ardiana, I.D.K.R., Brahmayanti, I.A., & Subaedi. 2010. Kompetensi SDM UKM dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja UKM di Surabaya. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan 12(1): 42 – 55

Baum, F., MacDougall, C., & Smith, D. 2006. Participatory action research. Journal Epidemiol Community Health 60(10): 854 – 857

Christens, B.D. 2012. Targeting empowerment in community development: a community psychology approach to enhancing local power and well-being. Community Development Journal 47(4): 538 – 554

Gemina, D., Samsuri., & Kusuma, I.C. 2013. Keunggulan Bersaing Koperasi Berkaitan dengan Penerapan Intellectual Capital, Manajemen Keanggotaan, dan Partisipasi Anggota. Jurnal Manajemen Kewirausahaan 15(2): 191 – 2014

Gruidla, J., & Husteddeb, J. 2015. Towards a robust democracy: the core competencies critical to community developers. Journal Community Development 46(3): 279 – 293

Harun, R., & Ardianto, E. 2011. Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial: Perspektif Dominan, Kajian Ulang dan Teori Kritis. Rajawali Pers. Jakarta.

Handoko, W., Sulaiman, A.I., & Akbar, A.A.S. 2014. Komunikasi Partisipatif dalam Proses Pembagunan Bendungan Matenggeng Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Komunikasi 17(2): 141 – 152

Hasim., & Remiswal. 2009. Community Development Berbasis Ekosistem: Sebuah Alternatif Pengembangan Masyarakat. Diadit Media. Jakarta.

Hubeis, A.V. 2010. Pemberdayaan Perempuan dari Masa ke Masa. IPB Press. Bogor.

Hutasuhut, A.D. 2001. Manajemen Koperasi menuju Kewirausahaan Koperasi. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis 1(1): 1 – 11

Mardikanto, T. 2010. Konsep-Konsep Pemberdayaan Masyarakat :Acuan Bagi Aparat Birokrasi, Akademisi, Praktisi dan Minat/Permerhati Pemberdayaan Masyarakat. UNS Press. Surakarta.

McIntyre, A. 2008. Participatory Action Research. Hellenic College. SAGE Publications. Maryland US.

Mikkelsen, B. 2011. Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan. Penerjemah: Matheos Nalle. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Jakarta.

Nurcholis, H., Milwan, T., & Warsono, H. 2009. Perencanaan Partisipatif Pemerintah Daerah. Grasindo. Jakarta.

Nugrianti, O., & Zulkarnaini. 2013. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Alokasi Desa. Jurnal Kebijakan Publik 4(1): 87 – 92

Nurbudiyani, I. 2013. Model Pembelajaran Kewirausahaan dengan Media Koperasi Sekolah di SMK Kelompok Bisnis dan Manajemen. Jurnal Pendidikan Vokasi 3(1): 53 – 67

Nurman, A., & Ratnawulan. 2006. Jalan Panjang Pengembalian Otonomi Desa: Pengalaman Eksperimen Desentralisasi Kabupaten Bandung. Inisitif. Bandung.

Pama, P.G., & Ganesha. 2014. Pengembangan Model Penguatan Lembaga Pertanian sebagai Prime Mover Pembangunan Kawasan Daerah Penyangga Pembangunan (DPP) Destinasi Wisata Kintamani Bali. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 3(1): 380 – 393

Popple, K., & Quinney, A. 2002. Theory and Practice of Community Development: A Case Study From The United Kingdom. Journal of the Community Development Society 33(1): 71 – 85

Prijono, O.S. 1996. Organisasi Non Pemerintah (NGOs): Peran dan Pemberdayaannya. Onny. S. Priyono & A.M.W Pranaka (penyunting), Pemberdayaan: Konsep, Kebijakan, dan Implementasi. Centre of Strategic and International Studies (CSIS). Jakarta.

Rangkuti, P.A. 2011. Komunikasi Pembangunan dan Mekanisasi Pertanian. IPB Press. Bogor.

Reason, P., & Bradbury, H. (ed). 2008. The Sage Handbook of Action Research: Participative Inquiry and Practice. Sage Publications. California.

Rinawati, R. 2006. Komunikasi dan Pembangunan Partisipatif. Mediator Jurnal Ilmu Komunikasi 7(2): 175 – 184

Riosa, M., & Lachapelle, P. 2015. Community development and democratic practice: pas de deux ordistinct and different?. Journal of Community Development 46(3): 190 – 197

Sahakian, M.D., & Dunan, C. 2014. The social and solidarity economy towards greater ‘sustainability’: learning across contexts and cultures, from Geneva to Manila. Community Development Journal 50(3): 403 – 417

Samah, A.A & Aref, F. 2009. Empowerment as an Approach for Community Development in Malaysia. World Rural Observations 1(2): 63 – 68

Soebiato, P. 2012. Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Alfabeta. Bandung.

Sudiarditha, I.K.R. 2008. Analisis Ciri Kewirausahaan dan Prilaku Pengurus Koperasi Terhadap Keberhasilan Usaha pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Kota Jakarta Timur. Wicaksana Jurnal Lingkungan dan Pembangunan 17(2): 196 – 207

Suharto, E. 2005. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Rafika Aditama. Bandung.

Sulaiman, A.I., Lubis, J., Susanto, D., & Purnaningsih, N. 2016a. Karakteristik, Aspirasi, dan Media Informasi dalam Musrenbang Desa/Kelurahan di Kota Banjar Jawa Barat. Jurnal Penelitian Komunikasi 19(1): 69 – 82

Sugito, T., & Sabiq, A. 2016b. Komunikasi Pembangunan Partisipatif untuk Pemberdayaan Buruh Mingran. Jurnal Ilmu Komunikasi 13(2): 233 – 252

Sumodiningrat, G. 1999. Pemberdayaan Masyarakat. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Syahyuti. 2006. Tiga Puluh Konsep Penting dalam Pembangunan Pedesaan dan Pertanian. Bina Rena Pariwara. Jakarta.

Tattersall, A. 2015. The global spread of community organizing: how ‘Alinsky-style’ community organizing travelled to Australia and what we learnt?. Community Development Journal 50(3): 380 – 396

Widayanti, S. 2012. Pemberdayaan Masyarakat: Pendekatan Teoritis. Walfare Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial 1(1): 87 – 102

Windiasih, R., & Soetiarto, N,A. 2002. Kajian pembinaan narapidana dengan sistem pemasyarakatan dalam perspektif ketahanan nasional: Studi di Lembaga Pemasyarakatan Purwokerto. Tesis. Universitas Gadjah Mada

Widodo, N., & Suradi. 2011. Profil Dan Peranan Organisasi Lokal Dalam Pembangunan Masyarakat. Sosiokonsepsia 16(2): 197 – 208

Wirawan, B., & Nurdin, B.V. 2013. Kearifan Lokal untuk Kebijakan Ketahanan Pangan: Studi Kasus di Kampung Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan 4(1): 45 – 56


Refbacks

  • There are currently no refbacks.