PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI PANCASILAIS GUNA MENANGKAL PAHAM RADIKALISME

Rindha Widyaningsih, Kuntarto Kuntarto, Muhamad Riza Chamadi

Abstract


Maraknya penyebaran paham radikal yang mengincar generasi muda terutama kalangan mahasiswa, menyadarkan kepada kita betapa penting sinergitas berbagai aspek dan struktur masyarakat dalam usaha pencegahan radikalisme. Sebagai upaya mengatasi persoalan yang dihadapi oleh Pondok Pesantren Darul Abror terkait dengan bahaya paham radikalisme maka diperlukan peran serta pihak akademisi dalam upaya penguatan ideologi guna mencegah tumbuh dan berkembangnya paham radikal melalui kegiatan pembentukan karakter Pancasilais. Metode yang digunakan adalah dengan pemberian materi, diksusi interaktif dan tanya jawab. Pada tahun pertama, kegiatan yang dilakukan adalah deteksi dini paham radikalisme dan pemahaman dasar radikalisme. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Abror merupakan upaya mengimplementasikan dan menyebarkan hasil penelitian dari tim yang dipergunakan untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta dilakukan Pra test dan Post test. Kegiatan dilakukan selama dua hari yang terdiri dari delapan sesi dengan menghadirkan narasumber dari tim pengabdian dan narasumber ahli dari Badan Penguatan Ideologi Pancasila. Hasil yang diperoleh menunjukan ada kenaikan tingkat pengetahuan dan pemahaman dasar radikalisme dan deteksi dini radikalisme secara signifikan.

Kata Kunci: Radikalisme; Pondok Pesantren; Generasi Muda; Kelompok Diskusi; Santri


Full Text:

PDF

References


Madjid, N. 1997. Bilik Bilik Pesantren. In Spring. Paramadina. Jakarta.

Masduqi, I. 2013. Deradikalisasi pendidikan Islam berbasis khazanah pesantren. Jurnal Pendidikan Islam2(1): 1–20. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.21.1-20

Rubaidi. 2011. Variasi Gerakan Radikal Islam di Indonesia. AnalisisXI(1): 33–52.

Widyaningsih, R. 2019. Deteksi Dini Radikalisme (A. Haryanto, ed.). Unsoed Press. Purwokerto.

Widyaningsih, R., Sumiyem, S., & Kuntarto, K. 2017) The Potential of Religious Radicalism Movement in Banyumas. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan25(1): 203. https://doi.org/10.21580/ws.25.1.1807

Zuhriy, M. S. 2011. Budaya Pesantren Dan Pendidikan Karakter Pada Pondok Pesantren Salaf. Walisongo, 287–310.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.