PENINGKATAN LITERASI IBU-IBU PKK PERUMAHAN GRIYA SATRIA BANCARKEMBAR PURWOKERTO TENTANG POTENSI EKONOMI DALAM SAMPAH RUMAH TANGGA PERKOTAAN

Mite Setiansah, Nana Sutikna, Ahmad Sabiq

Abstract


Melalui Surat Edaran Bupati bernomor 660.1/7776/2018, mulai awal Januari 2019 pengelolaan sampah tidak lagi menggunakan pola kumpul, angkut, dan buang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Masyarakat diminta untuk memilah sendiri sampah yang dihasilkan, memanfaatkan sampah yang bisa dimanfaatkan, dan memusnahkan sisa sampah yang tidak terpakai. Sejak 13 Januari 2019, Perumahan Griya Satria yang banyak dihuni oleh pendatang khususnya mahasiswa telah menutup tempat pembuangan sampah sementara yang selama ini digunakan sebagai tempat penampungan sampah warga. Pembuangan sampah kemudian dilakukan melalui kerjasama dengan KSM dengan menaikkan iuran sampah bulanan warga. Namun demikian, permasalahan sampah tidak serta merta terselesaikan, KSM yang masih terbatas sumberdayanya, hanya mampu mengangkut sampah warga seminggu sekali sehingga sering terjadi penumpukan sampah di rumah warga. Kurangnya literasi masyarakat akan nilai ekonomis pada beragam jenis sampah ditengarai sebagai salah satu penyebab masih rendahnya minat masyarakat untuk melakukan pilah sampah dari rumah sehingga diperlukan program peningkatan literasi warga terhadap sampah rumah tangga. Program ini dijalankan dalam bentuk pemberian penyuluhan tentang potensi ekonomis dalam sampah rumah tangga, pembentukan bank sampah serta pelatihan keterampilan pembuatan hasta karya dari sampah recycle. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa literasi warga mengalami peningkatan. Terbentuknya organisasi bank sampah Peduli GS dilengkapi dengan tempat penampungan dan pilah sampah yang cukup memadai juga membuat konsistensi warga dalam memilah sampah semakin meningkat. Penyuluhan tentang nilai sampah dengan mitra Pegadaian juga membuat ibu-ibu semakin bersemangat untuk memilah sampahnya sendiri. Sementara pelatihan handycraft yang telah dilaksanakan masih terkendala dengan terbatasnya alat, bahan dan waktu sehingga belum dapat dijalankan secara berkelanjutan.

Kata Kunci: Literasi, Sampah, Ekonomi, Rumah Tangga


Full Text:

PDF

References


Antin, Titi, Wahyuni Indah H, Partini. 2017. Literasi Sampah Berbasis Komunikasi Pembangunan di Kabupaten Bantul. Jurnal Ilmu Komunikasi 15(3): 191-204.

_______________________________. 2018. Dinamika Jejaring Pengelolaan Sampah Dalam Komunikasi Literasi Sampah. Profetik Jurnal Komunikasi 11(2): 116-130.

Capra, Fritjof. 2009. The Hidden Connection: Strategi Sistemik Melawan Kapitalisme Baru. Cetakan ketiga diterjemahkan oleh Andya Primanda.Jalasutra.Yogyakarta.

Dwioktivanny, Yasmin. Syafrudin. Rezagama, Arya. 2017. Studi Potensi Peningkatan Nilai Ekonomi Sampah Anorganik Melalui Konsep Daur Ulang Dalam Rangka Optimalisasi Pengelolaan Sampah Kecamatan Kota Kudus. Jurnal Teknik Lingkungan 6(2).

Setiadi, A. 2015. Studi Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Pada Kawasan Permukiman Perkotaan Di Yogyakarta. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan 3(1): 27– 38.

Keraf, Sony. 2014. Filsafat Lingkungan Hidup, Cetakan ke-7.Kanisius. Yogyakarta.

Widiyatno, Eko. 2019. Perubahan Sistem Pengelolaan Sampah Di Banyumas Jadi Polemik”https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/19/01/07/pkynhv399perubahan-sistem-pengelolaan-sampah-di-banyumas-jadi-polemik Senin 07 Jan 2019 19:17 WIB


Refbacks

  • There are currently no refbacks.