KETERSEDIAAN PAKAN LEBAH MADU LOKAL (Apis cerana) DI KAWASAN WISATA ALAM PASIRBATANG TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMA

Nurdin Nurdin

Abstract


Pasirbatang merupakan salah satu kawasan wisata alam dan bumi perkemahan yang berada di wilayah kerja Resort Darma Taman Nasional Gunung Ciremai sebagai lokasi penelitian ketersediaan sumber pakan. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah: mengetahui keanekaragaman jenis vegetasi, mengetahui dominansi jenis vegetasi dan mengetahui pola distribusi vegetasi sumber pakan Afis cerana di Kawasan Wisata Alam Bumi Perkemahan Pasirbatang. Hasil penelitian di 48 lokasi pengamatan ditemukan 63 jenis tanaman. Berdasarkan studi pustaka terdapat 25 jenis terdiri dari 12 jenis tanaman kehutanan,6 jenis tanaman pertanian,3 jenis perdu dan 4 jenis herba yang menjadi sumber pakan lebah madu Apis cerana. Indeks keanekaragaman (H’) tanaman kehutanan pada tingkat pertumbuhan tiang dan pohon antara 0,01 – 0,25 tergolong rendah.Pinus mercusii mendominasi di lokasi penelitian dengan nilai indeks dominansi tertinggi (C=0,9) berikutnya kaliandra dan kopi.Penyebaran jenis tanaman yang ada disetiap petak contoh di lokasi penelitian tidak merata (EH = 0,01 – 0,35), hal ini dikarenakan sebagian lokasi penelitian adalah lahan pertanian. Namun demikian ketersediaan pakan di lokasi penelitian akan tetap menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan produksi lebah madu lokal Apis cerana.

Kata kunci: ketersediaan pakan, lebah madu lokal, taman nasional


Full Text:

PDF

References


Agussalim, Agus, A., Umami, N., dan Budisatria. 2017. Variasi Jenis Tanaman Pakan Lebah Madu Sumber Nektar Dan Polen Berdasarkan Ketinggian Tempat Di Yogyakarta. Buletin Peternakan 41 (4): 448-460.

Departemen Kehutanan. 2000a. Perlebahan: Peluang agribisnis yang ramah lingkungan.Biro Hubungan Masyarakat, Departemen Kehutanan. Jakarta.

Damar, W. 2013. Jenis Bungaang Disukai Lebah. http://wordpress.com/2013/08/29/jenis-jenisbunga-yang-disukai-lebah.

Husaeni, E.A. 1986. Potensi Produksi Nektar dari Tegakan Kaliandra Bunga Merah(Calliandra Calothyrsus Meissn) di dalam Prosiding Lokakarya Pembudidayaan Lebah Madu untuk Peningkatan Kesejahtraan Masyarakat. Perum Perhutani.Jakarta.

Indriyanto. 2006. Ekologi Hutan. PT Bumi Aksara. Jakarta.

Kuntadi. 2008a. Langkah-langkah memaksimalkan produksi dan produk tivitas koloni lebah madu. Makalah Gelar Teknologi tanggal 5-6 November 2008 di Padang Pariaman.Pusat Peneltian dan pengembangan Hutan dan Konservasi Alam.Sumatera Barat.

Kusmana, C dan Istomo. 1995. Ekologi Hutan. Laboratorium Kehutanan. Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

LIPI. 2013. 3500 Plant Species of The Botanic Gardens of Indonesia.

Mulyono, Susdiyanti, T. dan Supriono, B. 2015. Kajian Ketersediaan Pakan Lebah Madu Lokal (Apis cerana Fabr.). Jurnal Nusa Sylva15(2):18-26 Noerdjito WA, Yayuk RS, Erniwati. 1986. Mengembangkan Lebah Madu di Pekarangan. Di dalam: Pembudidayaan Lebah Madu untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Prosiding Lokakarya; Sukabumi, 20-22 Mei 1986. Perum Perhutani.Jakarta.93-96 pp.

Oldroyd BP, Wongsiri S. 2006. Asian Honey Bee Biology, Conservation and Human Interaction. www.hup.harvard.edu

Percival M. 1965. Floral Biology. Pergamon Press.London.

Purwanto EA. 1993. Inventarisasi Pakan Lebah Madu Apis mellifera di Kampus IPB Dramaga Bogor [Skripsi]. Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.Bogor.

Rahman MT. 1993. Identifikasi Pakan Lebah dan Analisis Preferensi Lebah Madu (Apis cerana Fabr) terhadap Pollen di Lokasi Apiari Desa Wangunreja Sukabumi [Skripsi]. Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.Bogor.

Rusfidra A. 2006. Tanaman Pakan Lebah Madu. http://www.bunghatta.info/content.php.article.141.2.

Salmah, S. 1992. Lebah, pengembangan dan pelestariannya. (Pidato pengu-kuhan Guru Besar Tetap Ilmu Bio-logi). Fakultas Matematika dan Il-mu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas.

Singh S. 1962. Beekeeping in India. New Delhi: Indian Council of Agricultural Research.

Sulistyorini, C.A. 2006. Inventarisasi Tanaman Pakan Lebah Madu Apis cerana Ferb Di Perkebunan Teh Gunung Mas Bogor. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Soerianegara I dan Indrawan A. 1978.Ekologi Hutan Indonesia.Bogor.

Soerianegara, I dan Andry Indrawan. 2005. Ekologi Hutan Indonesia. Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Bogor

Southwood, T.R.E. and P.A. Henderson. 2000. Ecological Methods. 3rd Edition. Blackwell Science Ltd, Oxford.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.