PERBEDAAN DIMENSI ANTEROPOSTERIOR WAJAH ANAK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERDASARKAN TINGKAT MATURASI TULANG VERTEBRA SERVIKALIS PADA PERIODE GIGI BERCAMPUR

Setiadi W. Logamarta, Mahindra Awwaludin Romdlon, Yulia Anggraeni

Abstract


Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua faktor yang erat kaitannya dengan proses tumbuh kembang. Percepatan pertumbuhan pada anak laki-laki berbeda dengan anak perempuan. Pertumbuhan wajah berkaitan erat dengan pertumbuhan tubuh secara keseluruhan. Gambaran sefalometri menunjukkan bahwa laju pertumbuhan wajah seringkali tidak konstan selama periode pertumbuhan. Maturasi skeletal merupakan salah satu indikator untuk mengevaluasi pertumbuhan wajah individu. Vertebra servikalis dapat menjadi cara dalam menilai maturasi skeletal. Cervical Vertebral Maturations Indicators (CVMs) adalah salah satu indikator yang digunakan pada analisa radiograf untuk mengetahui maturasi tulang vertebra servikal. Gambaran radiograf tersebut menunjukkan informasi mengenai tingkat pertumbuhan seperti percepatan, puncak dan penurunan, serta berakhirnya maturitas skeletal individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi anteroposterior wajah berdasarkan tingkat maturasi tulang vertebra servikalis pada anak usia 12-14 tahun dengan pendeketan metode Hassel Farman dan radiografi sefalometri di RSGM UNSOED periode Maret 2019-Juli 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan tidak terdapat perbedaan dalam ukuran panjang wajah anteroposterior (p<0,05) pada semua tingkat maturasi vertebra servikalis, serta adanya hubungan antara tingkat maturasi tulang vertebra servikalis dengan panjang wajah S-A’ pada subyek laki-laki. Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan dimensi anteroposterior wajah S-A’ dan S-PNS’ antara laki-laki dan perempuan pada semua tingkat maturasi tulang vertebra servikalis, serta terdapat hubungan antara tingkat maturasi tulang vertebra servikalis dengan panjang wajah S-A’ pada subyek laki-laki.

Kata kunci: dimensi anteroposterior wajah, maturasi tulang vertebra servikalis, metode Hassel Farman.

 

Growth and development are two factors that are closely related to the process of both. The acceleration of growth in males is different from females. Facial growth is closely related to overall body growth. Cephalometry shows that the rate of facial growth is often not constant during the growth period. Skeletal maturation is one indicator to evaluate individual facial growth. Cervical Vertebral Maturations Indicators (CVMs) are one of the indicators used in radiographic analysis to determine cervical vertebral bone maturation. The radiograph shows information about growth rates such as acceleration, peak and decline, as well as the end of individual skeletal maturity. The general objective of this study was to determine the anteroposterior dimensions of the face based on the maturation level of cervical vertebrae in children with mixed dental periods with the approach of Hassel Farman and cephalometric radiographs at RSGM UNSOED. This type of research is quantitative research with analytic observational methods. The independent t test results showed no difference in anteroposterior facial length (p <0.05) in all cervical vertebral maturation stages, as well as a relationship between the level of cervical vertebral bone maturation and the length of the S-A' face in male subjects. The conclusion of this study is that there are no differences in the anteroposterior dimensions faces (S-A’) and (S-PNS’) between males and females at all cervical vertebral maturation stages, and there is a relationship between the level of cervical vertebral bone maturation with the length of face (S-A’) on males subjects.

Key words: anteroposterior dimension, cervical vertebral maturations, Hassel Farman method.


Full Text:

PDF

References


Armod, M.C., Generosa, R., Falci, S.G., Ramos, M.L., Marques, L.S. 2012. Skeletal maturation of the cervical vertebrae: association with various types of malocclusion. Braz Oral Res 26(2)

Baidas, L. 2014. Relationship between head posture and anterior-posterior skeletal patterns in a group of female patients. Saudi Med J. 35(1)

Ellyeus, M.K., Sjahruddin, L., Sudhana, W., Koesoemahardja, H.D. 2011. Correlation Craniofacial Growth, Body Height, and Cervical Vertebrae Maturation Stages. Journal of Dentistry Indonesia 18 (3)

Foster, T.D. 2012. Buku Ajar Orthodonsi. EGC. Jakarta. 324 pp.

Jaquiera, L.M., Armond, M.C., Pereira, L.J., Alcantara, C.E., Marques, L.S. 2010. Determining skeletal maturationstage using cervical vertebrae. Braz Oral Research 24(4)

Majeed, O., Quadeer, T.A. 2018. Assessment of skeletal maturation and its correlation to chronological age using the cervical vertebral maturation method in a tertiary care hospital. Journal of the Pakistan Dental Association 23(4): 153 – 158

Mitchell, L. 2013. Introduction to Orthodontic: fourth edition. Oxford. 214 pp.

Premkumar, S. 2011. Craniofacial Growth, Medical Publishers. New Delhi. 221 pp.

Sudjadi, B., Laila, S. 2008. Biologi. Yudhistira. Yogyakarta. 97 pp.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.