MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS SISTEM KEBUN BERSAMA UNTUK MEWUJUDKAN PROGRAM KOTAKU

Dijan Rahajuni, Lilis Siti Badriah, Sri Lestari

Abstract


Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) adalah merupakan upaya pembangunan dan pengembangan kawasan perkotaan melalui penanganan kualitas lingkungan permukiman yaitu peningkatan kualitas permukiman kumuh, pencegahan tumbuh kembangnya permukiman kumuh baru, dan penghidupan yang berkelanjutan, dengan target 100-0-100 pada tahun 2019. Kekumuhan pada suatu kawasan diakibatkan karena ; kurang tersedianya prasarana publik, kemiskinan dan ketidakberdayaan masyarakatnya, ketidakmerataan pemilikan lahan dan kurang kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya. Penyediaan sarana publik oleh pemerintah untuk mewujudkan 0 persen wilayah tanpa kumuh harus disertai kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Sistem Kebun Bersama merupakan suatu kepedulian dan pola pengelolaan lahan
(tanah) oleh kelompok kelembagaan sosial masyarakat seperti Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KSM) Ekonomi eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM_M) dan Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang diakibatkan karena ketidakmerataan distribusi pemilikan lahan dan ketidakpedulian pemilik lahan, untuk diusahakan sebagai warung hidup melalui suatu kesepakatan yang jelas antara pemilik dan kelompok
kelembagaan sosial masyarakat. Pengelolaan lahan yang terbengkelai melalui Sistem Kebun Bersama berdampak secara ekonomi dan non ekonomi. Dampak ekonomi berupa pengurangan pengeluaran anggota kelompok untuk belanja kebutuhan konsumsi sayur dan bumbu, dan kemandirian keuangan kelompok. Dampak non ekonomi berupa mengurangi kekumuhan, peningkatan kegiatan kelompok masyarakat, peningkatan kerukunan kehidupan bermasyarakat, mendidik generasi muda cinta tanah air, mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kata kunci : Kotaku, 100-0-100, Sistem Kebun Bersama, KSM, PKK


Full Text:

PDF

References


Anonim. 2016. Surat Edaran Direktur Jenderal Cipta Karya Nomor : 40 /SE/DC/2016 Tentang : Pedoman Umum Program Kota Tanpa Kumuh. Direktorat Jenderal Cipta Karya, Jakarta.

Anonim. 2014. SK Bupati Banyumas No.050 / 1444 / Tahun 2014 Tentang Lokasi Kawasan Kumuh di Kabupaten Banyumas terdiri dari 2 (dua) kategori, yaitu kawasan kumuh ringan dan kawasan kumuh sedang. Kabupaten Banyumas, Purwokerto.

Anna Strempel, 2011. Kelompok Tani Wanita di bidang pertanian, Penilaian Kebutuhan Proyek untuk perempuan Aceh di bidang pertanian. Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NAD (BPTP), Aceh.

Ashari, Saptana,dan Tri Bastuti Purwantini. 2012. Potential Use of Backyard Land for Food Security. Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30 (1) : 1 – 18.

Bambang Deliyanto, M.Si, 2014. Pengenalan Lahan. http://repository.ut.ac.id/4348/1/LING1002- M1.pdf diakses tanggal 8-10-2019. Diakses 12 Oktober 2019.

Ganjar Susilo, Suherna, Juari. 2018. Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat Program 100-0-100 di Kelurahan Manggar. Jurnal Abdimas BSI Vol. 1 (2) : 227-236.

Khadiyanto Parfi. 2005. Tata Ruang Berbasis Pada kesesuaian lahan. Badan Penerbit Universitas Diponegoro , Semarang.

Moleong, Lexy J, 2009, Metodologi Penelitian kualitatif. Penerbit PT Remaja Rosda karya Bandung.

Munir. 2009. Penelitian Praktis dan Strategis Dalam Rangka Penyiapan Seminar. http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/PRODI._ILMU_KOMPUTER/196603252001121-MUNIR/Metodologi%20Penelitian/RESEARCH_Ilkom.pdf. Diakses pada

Oktober 2019

Rahajuni Dijan, Suprapto, Sri Lestari, 2017. Model Pengelolaan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Ekonomi Pada Program Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Studi Kasus Di Kabupaten Banyumas. LPPM Unsoed, Purwokerto.

Rahajuni Dijan , Suprapto , Lilis Siti Badriah, Sri Lestari, Ascaryan Rafinda. 2017. Inequality of Income Distribution in Rural and Urban Poor Communities. EKO-REGIONAL, Vol. 12(2): September 2017, 50-56.

Sudarti dan Arnold C.Turang. 2015.

http://sulut.litbang.pertanian.go.id/index.php/penyuluhan/info-krpl/632-pemanfaatanpekarangan. Diakses 13 Oktober 2019.

Sugito, Susilowati, Muhammad Al Kholif. 2017. Strategi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Penamas Adi Buana 02 (2): 1- 8.

Trigus Eko, Sri Rahayu. 2012. Perubahan Penggunaan Lahan dan Kesesuaiannya terhadap RDTR di Wilayah Peri-Urban Studi Kasus: Kecamatan Mlati. Jurnal Pembangunan Wilayah dan kota. Biro Penerbit Planologi Undip, Volume 8 (4): 330‐340.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.