POTENSI NILAI NUTRISI DAN INDEKS SINKRONISASI PROTEINENERGI BERBAGAI JENIS JERAMI SEGAR UNTUK TERNAK PERAH

Afduha Nurus Syamsi, Hermawan Setyo Widodo, Harwanto Harwanto, Merryafinola Ifani, Rofi Agustina Rahayu

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengkaji potensi jerami sebagai sumber serat dalam pakan ternak perah berdasarkan nilai nutrisi dan indeks sinkronisasi protein-energi (SPE). Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dalam dua tahapan. Tahap pertama yaitu mengukur nilai nutrisi jerami menggunakan metode proksimat dan hasilnya dibahas secara deskriptif. Tahap kedua yaitu menghitung indeks SPE berdasarkan rataan degradasi g protein dan Kg bahan organik per jam pada masing-masing jerami. Degradasi protein dan BO diukur pada waktu pengamatan jam ke 2, 4, 6, 8, 12, 24, 48, dan 72. Hasil pengamatan degradasi pada tiap jam dianalisis dengan regresi linier untuk mendapatkan rataan degradasi per jam, lalu hasilnya dimasukan dalam rumus perhitungan indeks SPE. Indeks SPE masing-masing jerami dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jerami padi memiliki nilai nutrisi yang lebih rendah dibandingkan dengan yang lainnya. Berdasarkan perhitungan indeks SPE jerami padi terdapat pada level low (0,29), jerami jagung dan ubi jalar pada level medium (masing-masing 0,63), jerami kacang tanah dan kedelai pada level high (secara beurut 0,71 dan 0,74). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jerami jagung, kacang tanah, kedelai dan ubi jalar memiliki potensi yang baik sebagai subtitusi rumput pada pakan ternak perah berdasarkan analisis nutrisi dan perhitungan indeks sinkronisasi protein-energi, sedangkan jerami padi merupakan yang paling tidak berpotensi.

Kata kunci: nilai nutrisi, indeks sinkronisasi protein-energi, jerami, ternak perah.

 

The research was aimed to examine the potential of straw as a fiber source in dairy feed based on nutritional value and protein-energy synchronization (PES) index. The research was carried out experimentally in two stages. The first stage is measuring the nutritional value of straw using the proximate method and the results are discussed descriptively. The second step is calculating the SPE index based on the average degradation of g protein and Kg organic matter per hour in each straw. Protein and BO degradation were measured at 2, 4, 6, 8, 12, 24, 48, and 72 hours of observation. The degradation at each hour were analyzed by linear regression to get the average degradation per hour, then the results were included in the PES index formula . The PES index of each straw is discussed descriptively. The research showed that rice straw has a lower nutritional value compared to the others. Based on the SPE index calculation, the rice straw is at the low level (0.29), the corn and the yam straw at the medium level (0.63 each), peanut and soybean straw at the high level (respectively 0.71 and 0.74). Based on the results, it can be concluded that corn straw, peanuts, soybeans and sweet potatoes are potential as a grass substitutes in dairy feed based on nutritional analysis and calculation of protein-energy synchronization index, whereas rice straw is the least potential.

Key words: nutritional value, sikronization protein-energi index, straws, dairy


Full Text:

PDF

References


AOAC. 2005. Official Methods of Analysis. 15th Ed. Assosiation of Official Analytical Chemist, Washington DC.

Ginting, S. P. 2005. Sinkronisasi Degradasi Protein dan Energi dalam Rumen untuk Memaksimalkan Produksi Protein Mikroba. Wartazoa 15(1): 1 – 10

Hartadi, H., S. Roksohadipradja, dan A.D. Tillman. 1990. Tabel Komposisi Pakan untuk Indonesia. UGM Press. Yogyakarta.

Hermon, M., Suryahadi, K. G. Wiryawan dan S. Hardjosoewignjo. 2008. Nisbah Sinkronisasi Suplai N-Protein dan Energi dalam Rumen Sebagai Basis Formulasi Ransum Ternak Ruminansia. Media Peternakan 31(3): 186 – 194

Marlina, N. dan S. Askar. 2004. Komposisi Kimia Beberapa Bahan Limbah Pertanian dan Industri Pengolahan Hasil Pertanian. Prosiding Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian,

Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Kementerian Pertanian.

Martawidjaja, M. 2003. Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pengganti Rumput untuk Ternak Ruminansia Kecil. Wartazoa 13(3): 119 – 127

Orskov, E. R. and I. McDonald. 1979. The Estimating of Protein Degradability in The Rumen from Incubation Measurement Weighted Activating to Rate of Passage. Journal of Agrculture Science. Camb. 92: 499 – 503

Silva, S. P. da., M. T. Rodrigues, R. A. M. Vieira and M. M. C. da Silva. 2013. In Vitro Degradation Kinetics of Protein and Carbohyidrate Fraction of Selected Tropical Forage. Biosci. J. 29(5): 1300 – 1310

Steven, C. E. and I. D. Hume. 1998. Contributions of Microbes in Vertebrate Gastrointestinal Tract to Production and Conservation of Nutrientss. American Psicological Society 78(2): 393 – 427

Sutardi, T. R. 2011. Ilmu Bahan Makanan Ternak. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto.

Syamsi, A. N., F. M. Suhartati dan W. Suryapratama. 2017. Pengaruh Daun Turi (Sesbania grandiflora) dan Lamtoro (Leucaena leucocephala) dalam Ransum Sapi Berbasis Indeks Sinkronisasi Protein - Energi Terhadap Sintesis Protein Mikroba Rumen. Pastura 6(2): 47 – 52

Syamsi, A. N., T. Y. Astuti dan P. Soediarto. 2018. Volatile Fatty Acids and Methane Profile of Dairy Cattle Ruminal Fluid was Gived Legumes in Ration Based on Synchronization Protein-Energy Index. Buletin Peternakan 42(4): 283 – 289

Tilley, J. M. A. and R. A. Terry, 1963. The Relationship Between the Soluble Constitutent Herbage and Their Dry Matter Digestibility. J. Br. Grassld. Soc. 18: 104 – 111

Utomo, R. 2012. Evaluasi Pakan dengan Metode Noninvansif. Citra Ajiprama. Yogyakarta.

Waldi, L., W. Suryapratama, dan F.M. Suhartati. 2017. Pengaruh Penggunaan Bungkil Kedelai dan Bungkil Kelapa dalam Ransum Berbasis Indeks Sinkronisasi Energi dan Protein Terhadap Sintesis Protein Mikroba Rumen Sapi Perah. Journal of Livestock Science and Production. 1(1): 1 – 11

Widyobroto, B. P., S. P. S. Budhi dan A. Agus. 2007. Pengaruh Aras Undegraded Protein dan Energi Terhadap Kinetik Fermentasi Rumen dan Sintesis Protein Mikroba pada Sapi. J. Indon. Trop. Anim. Agric. 32(3): 194 – 200

Yang, J. Y., J. Seo, H. J. Kim, S. Seo and J. K. Ha. 2010. Nutrients Synchrony: Is it a Suitable Strategy to Improve Nitrogen Utilization and Animal Performance. Asian Australian Journal Animal Science 23(7): 972 – 979

Yanuartono, H. Purnamaningsih, S. Indarjulianto dan A. Nururrozi. 2017. Potensi Jerami Sebagai Pakan Ternak Ruminansia. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan 27(1): 40 – 62


Refbacks

  • There are currently no refbacks.