PERAN ORANG TUA KELUARGA NIKAH ANAK DI KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS

Ign. Suksmadi S, Achmad Rofiq

Abstract


Metode penelitian kualitatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena peran orangtua dalam keluarga pernikahan anak di Kecamatan Sumbang. Empat desa sebagai lokasi penelitian adalah Limpakuwus, Kotayasa, Gandatapa, dan Sumbang. Kesebelas subyek penelitian ditentukan secara purposive berdasarkan data daari KUA Kec. Sumbang. Melalui metode wawancara dan observasi dikumpulkan data peran orang tua dalam keluarga pernikahan anak. Pernikahan anak merupakan pernikahan pasangan yang berusia dibawah 19 tahun (pria) dan 16 tahun (wanita). Temuan di lapangan menunjukkan beberapa kategori terkait keberadaan keluarga nikah anak, peran orangtua keluarga nikah anak, dan sumberdaya keluarga nikah anak. Keberadaan keluarga nikah anak hampir sebagaian besar mengikuti keluarga pasangan wanita. Hal ini terkait dengan kesiapan baik
materi maupun sosial keluarga tersebut. Peran orang tua dicerminkan dengan penggunaan waktu. Waktu digunakan sedikit untuk market time. Peran rumah tangga cenderung diambil alih oleh orang tua (nenek). Sumberdaya keluarga nikah anak menunjukkan keberadaan yang minim baik sumberdaya ketrampilan, sumberdaya materiil. Adapun sumberdaya berupa enerji (fisik dan mental) dan sumberdaya waktu menunjukkan keadaan yang cukup. Akan tetapi sumberdaya enerji dan waktu tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal untuk aktivitas produktif. Ketergantungan keluarga nikah anak terhadap keluarga asalnya dapat dikatakan dominan.

Kata kunci: nikah anak, sumberdaya keluarga,


Full Text:

PDF

References


Ahmed. 2005. Poverty, Family Stress & Parenting.

https://www.researchgate.net/publication/237312391_Poverty_Family_Stress_Parenting).

Arimurti dan Nurmala. 2017. The Indonesian Journal of Public Health 12(2).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas. 2015. Kabupaten Banyumas dalam Angka 2015.Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda). 2011. Jumlah Rumah Tangga PPLS 2011 menurut klasifikasi kemiskinan dan kecamatan di Kabupaten banyumas.

Becker. 1962. Investment in Human Capital: A Theoretical Analysis. Journal of Political Economy. Volume 70, Number 5, Part 2. Okt 1962

https://www.journals.uchicago.edu/doi/abs/10.1086/258724)

Bryant & Zick. 2005. Economic Organization of the Houshold. Cambridge University Press

Carnevela, Rose, Cheah. 2014. The College Payoff, Education, Occupatioan, Lifetime Earnings. The Georgetown University Center On Education And The Workforce https://cew.georgetown.edu/wp-content/uploads/2014/11/collegepayoff-complete.pdf).

Chandraningrum. 2016. Jurnal Perempuan. 21(1).

Islam, et al. 2016. Education and Human Capital Effect on Malaysian Economic Growth. International Journal of Economics and Financial Issues 6(4): 1722-1728.

Kartikawati. 2014. Dampak Perkawinan Anak di Indonesia, Jurnal Studi

Pemuda 3(1).

Macionis. 2012. Sociology. Pearson Education, Inc..

Lambert. 2018. Young Families in the Homeless Crisis: Challenges and

Solutionshttps://www.focusireland.ie/wp-content/uploads/2018/12/Lambert-et-al-2018-

Young-Families-in-the-Homeless-Crisis-Full-Report.pdf

Rubin & Babbie. 2009. Essential Research Methods for Social Work. Brooks / Cole, Cangage Learning. Belmon, USA.

Rosemarie Rizzo Parse. 2001. Qualitative Inquiry: The Path Of Sciencing. Mississauga, Canada.

Tirto, 2018. Krisis Agraria Picu Perkawinan Anak di Indonesia. Tirto.id. https://tirto.id/krisisagraria-di-indonesia-picu-perkawinan-anak-c5ay


Refbacks

  • There are currently no refbacks.