IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DESA DAN KAWASAN (SIDEKA) DI KAWASAN DESA-DESA PARIWISATA DI BANYUMAS

Sendy Noviko, Sigit Eko Prasetyo

Abstract


Salah satu program Pemerintah adalah membangun Indonesia dari pedesaan, yang dibangun atas keterhubungan antar desa dan kawasan hingga tingkat nasional. Untuk mendukung hal tersebut diperlukan suatu sistem yang diluncurkan dari Kementerian Kominfo. Program ini adalah suatu bentuk platform teknologi berbasis internet yang bernama Sideka, yang dibangun melalui sistem informasi desa dan kawasan. SIDEKA mulai dikembangkan pada Desember 2014, SIDEKA adalah sistem yang direncanakan akan dikembangkan secara gotong royong, menyesuaikan dengan budaya asli perdesaan. Di sisi lain pengembangan sistem ini akan melibatkan banyak pihak, termasuk pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah, bahkan perguruan tinggi. Hal ini tentu
menarik jika dikaitkan dengan pemanfaatannya pada potensi wisata di Kabupaten Banyumas. sejauh ini pariwisata terbukti mampu menjadi industri yangnberkelanjutan, karenanya industri wisata dapat menyejahterakan masyarakat jika didukung sarana yang tepat. Idealnya SIDeKa seharusnya dapat dioptimalkan sebagai salah satu instrumen pendukung pembinaan dan
pengawasan pemerintahan desa, lebih spesifik jika dikaitkan dengan pariwisata. Setelah 4 tahun lebih diluncurkan menjadi suatu pertanyaan bagaimana implementasi SIDeKa ini berjalan, utamanya di Kabupaten Banyumas untuk desa-desa dengan aset-aset wisata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama ini aplikasi SIDEKA kurang berjalan baik bahkan ada yang tidak
berjalansama sekali karena berbagai kendala. Diperlukan penguatan bagi pemerintah desa khususnya bagi perangkat desa dan kelembagaan masyarakat desa serta penguatan pengetahuan bagi masyarakat desa secara luas. Untuk menunjang hal ini perlu diperhatikan segi-segi yang harus dikuasai dan dilakukan antara lain :Sosialisasi atau Kampanye pentingnya SIDeKa, penyusunan rencana kerja, taktik dan strategi, penguatan SDM dan regulasi, serta ketersediaan sarana prasarana sistem informasi beserta pendukungnya.

Kata Kunci : SIDeKA, desa, pariwisata,


Full Text:

PDF

References


Arianti, Fiki. 2016. Muncul Usulan 1800 Desa Baru Untuk Terima Dana Rp 1 Milyar.Liputan 6.com, tersedia 20 April 2016. Diakses pada 20 Agustus 2019.

Carlitz, Ruth. 2013. Improving Transparency and Accountability in the Budget Process:An Assessment of Recent Initiatives. Development Policy Review. Volume 31 (51) : 549-567.

Denhardt, Janet V, and Robert B. Denhardt. 2003. The New Public Service : Serving Not Steering. rmonk, M.E.Sharpe. N.Y .

Elly & Kolip, Usman. 2011. Pengantar Antropologi. CV. Maulana Media Grafika. Bandung.

Murdiyatmoko, Janu. 2008. Sosiologi Memehami dan Mengkaji Masyarakat. Grafindo Media Pratama. Bandung .

Kumorotomo, Wahyudi, 2005. Akuntabilitas Birokrasi Publik: Sketsa Pada Masa Transisi.Penerbit: Magister Administrasi Publik UGM kerjasama dengan Pustaka Pelajar. Jurnal Analisis Kebijakan dan Pelayanan Publik. 2(1).

Lauer, Robert. H. 1993. Perspektif tentang Perubahan Sosial. PT. Rhineka Cipta. Malihah. Jakarta.

Miles, M.B. and Huberman, M.A. 1984. Qualitative Data Analysis. Sage Publication. Londok.

Moncrieff, J. 2001. Accountability: Idea, Ideals. Constraints. Democracy. 8(3) : 26-50.

O.P. Dwivedi, J.G. Jabra, 1989. Public Service Accountability: A Comparative Perspective. Kumarian Press, Hartford, CT.

Pahlevi, Indra. 2015. Dana Desa dan Permasalahannya. Info Singkat Pemerintahan Dalam Negeri. Vol. VII No. 17 September 2015.

Paselle, Enos. 2013. Akuntabilitas Birokrasi Dalam Pelayanan Perizinan Mendirikan Bangunan di Kota Samarinda. Disertasi. Program Doktor Ilmu Administrasi Publik, Fisip Unhas.

Polidano, C. 1998. Why Bureaucrats Can’t Always Do What Minister Want: Multiple Accountabilities in West Minister Democracies. Public Policy and Administration 13(1) 38.

Pramesti, Sisi. 2015. KPK Temukan 14 Potensi Masalah Pengelolaan Dana Desa. Sindonews.com. Tanggal 12 Juni 2015. Diakes tanggal 19 September 2019.

Roberts, Nancy. 2004. Public Deliberation in an Age of Direct Citizen Participation. American Review of Public Administratio. 34(4) : 315-353.

Soekanto, Soerjono. 1991. Sosiologi Suatu Pengantar. Raja Grafinda Persada. Jakarta.

Somowiyarjo, S., Suryanti, & B. Hadisutrisno. 2000. Immunoassay for Phytophthorapalmivora using polyclonal and monoclonal antibodies. Proceedings of the First Asian Conference on

Plant Pathology. Beijing. P 98.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.