PENGEMBANGAN KUALITAS PERANGKAT DESA MELALUI PENERAPAN PENGUKURAN KINERJA PERANGKAT DESA DI DESA KUTASARI KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS

Simin Simin, Slamet Rosyadi, Denok Kurniasih

Abstract


Desa Kutasari merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas yang memiliki potensi unggulan berupa pertanian, perikanan dan pariwisata. Letaknya yang tidak jauh dari ibukota Kecamatan Baturraden ±3 km serta Kabupaten Banyumas ±5 km dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit. Pesatnya perkembangan masyarakat dan lingkungan Desa Kutasari, ternyata tidak serta merta membuat kualitas kinerja perangkat desanya optimal. Fakta yang terjadi hampir disebagian besar desa-desa di Kecamatan Baturraden bahwa sebagian besar perangkat desa saat ini masih berpendidikan SMA/SMK dan hanya sebagian kecil yang berasal dari perguruan tinggi, dan ditemukan banyak perangkat desa yang belum menguasai komputer, teknologi informasi, dan kearsipan. Demikan pula, dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab, perangkat desa masih menunjukkan kondisi yang belum memuaskan. Kondisi demikian secara tidak langsung berimbas terhadap kinerja perangkat Desa Kutasari. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi sosialisasi/pelatihan tentang; 1) Musyawarah Desa (Musdes); 2) Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Perangkat Desa dan 3) Kinerja Perangkat Desa. Kegiatan praktik dilakukan untuk memperlancar aparat desa dalam menggunakan alat untuk mengukur kinerja perangkat desa serta mengadakan evaluasi terhadap hasil pelatihan. Penerapan metode pengabdian pada masyarakat tersebut sebagai tindakan yang dilakukan oleh kami para pelaksana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan yakni adanya hasil pelatihan agar kinerja Perangkat Desa Kutasari lebih berkualitas. Seperti yang diketahui dari latar belakang yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa kondisi eksisting kinerja perangkat desa selama ini belum optimal, dan cenderng belum berkualitas. Hal tersebut dikarenakan belum adanya penerapan ukuran kinerja yang sesuai dengan kondisi mereka. Para perangkat desa belum memahami indikator kinerja dari perangkat desa. Hasil dari semua kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan ketrampilan terhadap tugas pokok dan fungsi perangkat desa, pemahaman terhadap musyawarah desa dan pemahaman terhadap kinerja menunjukkan kondisi yang meningkat.

Kata Kunci: pengembangan kualitas, kinerja, pengukuran kinerja dan perangkat desa.


Full Text:

PDF

References


Bruijn, Hans De, Duin, Van R., and Hujibregts, Mark A. J. 2002. Handbook On Life Cycle Assesment. Kluwer Acafemic Publisher. New York.

Farida Hanum. 2011. Sosiologi Pendidikan. Kanwa Publisher. Yogyakarta

Hasibuan, Malayu S. P. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. PT BumiAksara. Jakarta.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. 2014. Buku Indeks Pembangunan Desa (IPD). Jakarta.

Kreitner, R. & Kinicki, A. 2007. Organizational Behavior. (7th ed). Mc Graw Hill. New York.

Mahsun, Mohamad. 2006. Pengukuran Kinerja Sektor Publik. Cetakan Pertama. Penerbit BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta.

Nugroho, Fajar. 2012. Pengaruh Belanja Modal.

Mardiasmo. 2004. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta : Andi. Rosyadi, Slamet. 2016. Pengembangan Kapasitas Pemerintah Desa Dalam Konteks Desentralisasi. Rajagrafindo Persada. Jakarta.

Rosyadi, Slamet. 2017. Laporan Pengabdian pada Masyarakat “Pengembangan Kapasitas Penyusunan Peraturan Desa Dan Pengelolaan Arsip Di Desa Pandak, Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas”.

Wilson. 2000. The Use of Performance Information in the Management of Service Delivery. Journal Marketing Intelligence & Planning 18.

Badan Pusat Statistik. 2017. Kecamatan Baturraden dalam Angka: Kabupaten Banyumas. Badan Pusat Statistik. 2017. Statistika Indonesia. Jakarta.

Iradat, Damar. 2016. http://news.metrotvnews.com/news/lKY11ejK-kurangnya-kapasitas- perangkat-desa-jadi-kendala-pemanfaatan-dana-desa. Diakses pada tanggal 5 Januari 2017, 11.39 WIB.

Radar Banyumas. 2017. http://radarbanyumas.co.id/perangkat-desa-dirotasi-jabatan/. Diakses pada tanggal 5 Januari 2017, 11.42 WIB.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.