ALIH TEKNOLOGI PENERAPAN SISTEM LAMPU JALAN ADAPTIF TENAGA SURYA PADA KAWASAN PEDESAAN

Imron Rosyadi, Azis Wisnu Widhi Nugraha, Iwan Setiawan

Abstract


Kebutuhan penerangan jalan pada daerah pedesaan membutuhkan solusi teknologi yang bersifat hemat dan praktis. Lampu jalan adaptif tenaga surya dapat menjadi solusi atas masalah tersebut. Pada laporan ini disampaikan alih teknologi lampu jalan adaptif tenaga surya yang memanfaatkan teknik focus group discussion dalam kerangka kerja participatory rural appraisal serta kegotongroyongan warga. Teknologi berhasil dialihkan dan mencapai tujuannya yaitu instalasi lampu penerangan jalan yang hemat energi serta mudah diterapkan.

Kata kunci: participatory rural appraisal, lampu jalan adaptif, sistem listrik tenaga surya


Full Text:

PDF

References


Al Irsyad, M. I. & Rivai, A., 2014. Peningkatan Ketahanan Energi Melalui Efisiensi Penerangan Jalan Umum. Majalah Mineral dan Energi.

Al Irsyad, M. I., Wintolo, M. & Hartono, H., 2010. Penghematan Energi Penerangan Jalan Umum DKI Jakarta: Survei, Potensi dan Keekonomian. Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan 9(2): 89–98.

Benaya, D. & Kasim, S., 2013. Perencanaan Sistem Penerangan Jalan Umum dan Taman di Areal Kampus USU dengan Menggunakan Teknologi Tenaga Surya (Aplikasi Pendopo dan Lapangan Parkir). Singuda ENSIKOM.

Berlian, A. et al., 2014. Analisis Potensi Penghematan Energi Penerangan Jalan Umum Kota Surakarta dan Kota Bandung. Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan13(1): 1–14.

De Almeida, A., Santos, B., Paolo, B. & Quicheron, M., 2014. Solid State Lighting Review – Potential and Challenges in Europe. Renewable and Sustainable Energy Reviews30–48 p.

Effendi, A. & Aldifian, A., 2012. Perencanaan Penerangan Jalan Umum Jalan Lingkar Utara Kota Solok. Jurnal Teknik Elektro-ITP 1(2).

Effendi, A. & Suryana, A., 2013. Evaluasi Sistem Pencahayaan Lampu Jalan Di Kecamatan Sungai Bahar. Jurnal Teknik Elektro-ITP2(2).

Farhan, H., 2008. Ritualisasi Budaya-Agama dan Fenomena Tahlilan-Yasinan sebagai Upaya Pelestarian Potensi Kearifan Lokal dan Penguatan Moral Masyarakat. Jurnal Logos 5: 84101.

Haitz, R. & Tsao, J. Y., 2011. Solid-State Lighting: ‘The Case’ 10 Years after and Future Prospects. Physica Status Solidi 208(1): 17–29 . Hermawan, H., 2005. Perancangan Software Aplikasi Optimasi Penataan Lampu PJU Sebagai Upaya Penghematan Biaya Energi Listrik. Transmisi 7(1): 15-21.

Jacob, B., 2009. Lamps for Improving the Energy Efficiency of Domestic Lighting. Lighting Research & Technology 41(3): 219–228.

Khadiantoro, N., 2017. Penerimaan Tradisi Tahlilan dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Desa Sokaraja Lor Banyumas. E-Societas 6(7).

Khan, N. & Abas, N., 2011. Comparative Study of Energy Saving Light Sources. Renewable and Sustainable Energy Reviews15(1): 296–309.

Mahi, A. K. & Trigunarso, S. I., 2017. Perencanaan Pembangunan Daerah Teori dan Aplikasi. s.l.:Kencana.

Pimputkar, S., Speck, J. S., DenBaars, S. P. & Nakamura, S., 2009. Prospects for LED lighting. Nature Photonics 3(4): 180-182.

Pulli, T. T. D. T. P., Manoocheri, F., Kärhä, P. & Ikonen, E., 2015. Advantages of white LED lamps and new detector technology in photometry. Light: Science & Applications 4(9).

Rizal, R. F. & Hadi, S. P., 2016. Perkembangan Internet of Things (IoT) Untuk Smart Energi di Gedung. Prosiding SENIATI, pp. 326-331.

Sudibyo, H., Arum, ,. A., Nugraha, G. D. & Wibisono, G., 2015. Rancang Bangun Sistem Lampu Jalan Pintar Nirkabel Berbasis Teknologi Zigbee. TESLA17(1): 45-51.

Swedberg, C., 2015. Jakarta IOT-enabling 10,000 Streetlights. IOT Journal.

World Bank, 1996. The World Bank Participation Sourcebook. World Bank.Washington, D.C.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.