PENERAPAN CERITA RAKYAT BANJARNEGARA UNTUK MATERI BERCERITA BERBANTU MEDIA WAYANG PADA KELAS X SMA DI KABUPATEN BANJARNEGARA

Lalita Melasarianti, Octaria Putri Nurharyani

Abstract


Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui bagaimanakah penerapan cerita rakyat Kabupaten Banjarnegara berbantu media wayang untuk materi bercerita pada siswa kelas X SMA di Banjarnegara, dan (2) untuk mengetahui Bagaimanakah hasil penerapan cerita rakyat Kabupaten Banjarnegara berbantu media wayang untuk materi bercerita siswa kelas X SMA di Banjarnegara. Penelitian ini memaparkan nilai hasil tes bercerita siswa dan mendeskripsikan data wawancara siswa, observasi, jurnal siswa, dan dokumentasi foto selama pembelajaran bercerita. Untuk itu, bentuk penelitian ini berupa kuantitatif dan kualitatif. Strategi penelitian ini berupa penerapan cerita rakyat terhadap materi bercerita. Penelitian ini hanya satu siklus yaitu menerapkan cerita rakyat Banjarnegara untuk materi bercerita berbantu media wayang pada siswa kelas X SMA Banjarnegara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran bercerita dengan menerapkan cerita rakyat Banjarnegara pada siswa kelas X SMA dinyatakan berhasil, dikarenakan memperoleh nilai sebesar 79,26%. Selanjutnya, pembelajaran bercerita dengan menerapkan cerita rakyat banjarnegara berbantu media wayang juga memberi dampak perilaku positif bagi siswa kelas X SMA Muhammadiyah Banjarnegara. Perilaku positif itu dibuktikan melalui data observasi, wawancara, jurnal, dan dokumentasi foto. Berdasarkan observasi dapat dilihat rata-rata nilai sebesar 88 dan termasuk rentan skor berkategori baik.

Kata kunci: Penerapan Cerita Rakyat, Pembelajaran Bercerita, Media Wayang

 


Full Text:

PDF

References


Aan Komariah, Djam’an Satori, 2011, Metode Penelitian Kualitatif, Alfabeta. Bandung.

Aqib, Zainal. 2014. Model-model, Media dan Strategi Pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Yrama Widya. Bandung

Arsyad, Azhar. 2015. Media Pembelajaran. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Asfandiyar, Andi Yudha. 2007. Cara Pintar Mendongeng, Mizan. Jakarta.

Danandjaja, James, 1984. Folklor Indonesia. Grafitipers. Jakarta.

Danandjaja, James. 2007. Folklor Indonesiai Ilmu Gosip Dongeng dan Lainlain.

Djamaris, Edwar. 2010. Menggali Khasanah Sastra Melayu Klasik. Balai Pustaka. Jakarta.

Eka Ratnawati, 2010. “Peningkatan Kemampuan Berbicara melalui Dongeng dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 2 Bendosari Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali Tahun 2010. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Oktober 2010.

Fraenkel, Jack R. dan Norman E.Wallen. 1993. How to Design and Evalute Researche in Education. Mc Graw-Hill Inc. New York.

Gusti Ayu, dkk. 2017. Pengaruh Metode Sosiodrama Bermuatan Cerita Rakyat Terhadap Kemampuan Berbicara pada Anak. E-Jurnal: Pendidikan Anak Usia Dini 5(1).

Juwati. 2018. Model Pembelajaran Sastra Berbasis Cerita Rakyat sebagai Upaya Membina Karakter Siswa di Lubuklinggau. Prossiding: Seminar NASIONAL 21 Universitas PGRI Palembang. ISBN: 978-602-52451-0-7.

Lalita, dkk. 2018. Analisis Nilai-nilai Pendidikan Karakter pada Cerita Rakyat Banjarnegara dan Relevansinya sebagai Buku Penunjang Mata Pelajaran Bahas Indonesia Kelas X SMA. Prossiding: Seminar Nasioanal Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan VIII. Purwokerto: LPPM Unsoed.

Lisbijanto, Herry.2013. Batik. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Mudini & Salamat Purba. 2009. Pembelajaran Berbicara. Depdiknas. Jakarta.

Mulyono, Sri. 1983. Simbolisme dan Mistisisme dalam Wayang. Gunung Agung. Jakarta.

Nurgiyantoro, Burhan. 2001. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. BPFE. Yogjakarta.

Pasha, Lukman. 2011. Buku Pintar Wayang. IN AzNa Books. Yogyakarta.

Puji Santoso, dkk.2008. Materi dan Pembelajaran Bahasa Indonesia SD. Universitas Terbuka.. Jakarta.

Rohidi Rohendi Tjetjep. 2003. Kesenian dalam pendekatan kebudayaan. STISI Press. Bandung.

Rukmini, Dewi .2009. Cerita Rakyat Kabupaten Sragen Suatu Kajian Struktural dan Nilai Edukatif. Tesis: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret.

Sugiono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan (Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Alfabeta. Bandung.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Sukintaka. 1979. Permainan Dan Metodik III. direktorat pendidikan dan tenaga teknis direktorat jendral pendidikan dasar dan menengah departemen pendidikan dan kebudayaan. Jakarta.

Sunarto. 1999. (Http://e-learning.Po.Unp.Ac.Id,1999)

Suryaman, Maman. 2012. Metodologi Pembelajaran Bahasa Indonesia. UNY Press. Yogyakarta.

Syamsu Yususf, L.N. (2004).Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Remaja Rosdakarya.. Bandung:.

Tarigan, Henry Guntur. 1983. Berbicara Sebagai Suatu ketrampilan Berbahasa. Angkasa. Bandung.

Wijayanthi, Ikha Sari. 2007. Legenda Ki Ageng Pandan Arang di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten dan Fungsinya Bagi Masyarakat Pemiliknya: Tinjauan Resepsi. skripsi. FKIP:UMS.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.