OPTIMALISASI TOPONIMI KECAMATAN DI KABUPATEN BANYUMAS GUNA PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT BANYUMA

Gita Anggria Resticka, Nila Mega Marahayu

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripskan bentuk, makna, dan latar belakang penamaan kecamatan di kabupaten Banyumas. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu 27 kecamatan di kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode cakap dengan teknik dasar teknik pancing dan teknik lanjutannya cakap
bertemu muka dan cakap tak bertemu muka. Selanjutnya metode simak diwujudkan dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutannya teknik simak libat cakap. Analisis data menggunakan metode padan intralingual dan ekstralingual. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk satuan lingual toponim kecamatan berupa kata dan frasa. Makna toponimi kecamatan
meliputi makna referensial dan kontekstual. Jenis penamaan kecamatan yaitu berdasarkan tempat asal, bahan, penyebutan sifat khas, penemu / pembuat dan keserupaan. Aspek-aspek toponimi yaitu menggunakan aspek fisik dan menggunakan aspek social serta terdapat adanya penggunaan unsur generic (pusat) dan unsur spesifik (atribut).

Kata Kunci : Semantik, Toponimi, Bentuk Satuan Bahasa, Kecamatan Banyumas


Full Text:

PDF

References


Alwi, Hasan. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia ke-3. Balai Pustaka. Jakarta .

Anshari, Bayu Iqbal dkk. 2017. “Kajian Etnosemantik dalam Toponimi Wilayah Kabupaten dan Kota Cirebon” Unnes. Vol4, Nomor 1 (online).

https://journal.unnes.ac.id/index.php/JG/article/view/9777&ved=2ahUKEwiK. (5 Janauari 2019)

Bishop, P. dkk. 2011 An Analysisi of Village Toponin ini Muang District, Chiangnai Province. The 12th Khon Khaen University Graduate Research Conference.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2008. Pusat Bahasa.

Kosasih, D. 2010. “Kosmologi Sistem Nama Diri (Antroponim) Masyarakat Sunda”. Seminar Internasioanal Hari Ibu. Hal 33 .

Kridalaksana, Harimurti. 1993. Kamus Linguistik Edisi Ketiga. Gramedia Pustaka. Jakarta.

Lauder, R.M.T Multamia dan Lauder F. Allan. 2014. “A Historical Perspective on the Study of Geographical Names in Indonesia” dalam Sungjae Choo (ed), Geographical Names as Cultural Heritage, pp 229-251. Kyung Hee University Press. Korea.

Ramlan, M. 2001. Sintaksis. CV Karyono. Yogyakarta.

Sibarani, Robert. 2004. Antropolinguistik : Antropologi Linguistik, Linguistik Antropologi. Poda. Medan.

Sudarmanto. 2009. Kamus Lengkap Bahasa Jawa, Jawa-Indonesia, Indonesia-Jawa. Widya Karya. Semarang.

Sudaryanto. 2015. Metode dan Teknik Analisis Bahasa. Sanata Dharma University Press. Yogyakarta.

Ullman, Stephen. 2014. Pengantar Semantik. Sumarsono. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.