Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Pasien Hipertensi

Akhyarul Anam, Arif Setyo Upoyo, Atyanti Isworo, Agis Taufik, Yunita Sari

Abstract


Hipertensi merupakan suatu keadaan terjadinya peningkatan tekanan darah lebih dari 140/ 90 mmHg. Hipertensi dapat disebabkan oleh faktor kecemasan dan stress individu, dan keadaan hipertensi dapat memicu terjadinya kecemasan pada penderita. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi kecemasan pada hipertensi dapat dicapai dengan pengobatan maupun intervensi mandiri seperti terapi spiritual Spiritual Emotional Freedom Tehnique (SEFT) yang efektif untuk menjaga stabilitas tekanan darah dalam rentang normal (Saputra, 2012). SEFT telah banyak dibuktikan dalam menurunkan tingkat kecemasan, sehingga dapat diharapkan mampu menurunkan kecemasan pada pasien hipertensi dan menjaga kestabilan tekanan darah dalam rentang normal (Moyad & Hawks, 2009). Diharapkan para kader kesehatan dan penderita hipertensi mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang cara menurunkan kecemasan melalui terapi SEFT. Program ini dilakukan melalui pendidikan kesehatan melalui transfer informasi, diskusi, demonstrasi, dan pendampingansecara berkelanjutan kepada para kader. Partisipan kegiatan ini adalah adalah 36 orang kader kesehatan posyandu lansia di Kelurahan Mersi Kecamatan Purwokerto Timur. Skor pengetahuan di ukur sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Nilai rata- rata pre testdiketahui52,78 sedangkan nilai rata- rata post test83.33.Hasil uji analisis paired t test diketahui nilai p=0,000yang menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara nilai skor pengetahuan kader kesehatan terhadap pemahaman tentang terapi SEFT untuk menurunkan kecemasan pada penderita hipertensiantara sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Pelatihanterapi komplementer SEFT efektif dapat meningkatkanpengetahuan dan keterampilan kader kesehatan serta para penderita hipertensi dalam menurunkan kecemasan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.