PENENTUAN FAKTOR-FAKTOR SINERGITAS KELEMBAGAAN PENGEMBANGAN KAWASAN EKOWISATA MENGGUNAKAN METODE QUALITATIVE COMPARATIVE ANALYSIS

Nafiah Ariyani, Farhat Umar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menentukan terbentuknya sinergitas kelembagaan yang sangat diperlukan dalam pengembangan kawasan ekowisata Kedung Ombo. Kawasan yang terletak diantara tiga Kabupaten (Grobogan, Sragen dan Boyolali) dan dibawah pengelolalan BBBWS Pemali Juana serta dalam wilayah pemangku kehutanan Perhutani Telawah dan Gundih, menjadikan tata kelola kawasan ini kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisa prospektif untuk menjelaskan situasi saat ini dilengkapi dengan pemikiran yang menjangkau masa depan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, kuesioner dan diskusi kelompok fokus. Indikator sinergitas kelembagaan menggunakan parameter tata kelola yang baik dari OECD dan UNWTO, dengan pengecualian pada aspek regulasi, karena lokus kajian penelitian ini pada tangkat meso. Analisa data menggunakan metode Qualitative Comparative Analysis (QCA) dibantu dengan perangkat lunak Tosmana versi 1.52. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aktor stakeholders utama kawasan Kedung Ombo mendukung terbentuknya sinergitas kelembagaan. Adapun faktor-faktor tata kelola yang mendukung sangat kuat terwujudnya sinergitas kelembagaan adalah partisipasi, transparansi, tanggungjawab, dan efektivitas dan efisensi. Sedangkan faktor-faktor lainnya yang perlu dilakukan penguatan-penguatan untuk terbentuknya sinergitas kelembagaan adalah visi strategis, kohorensi, independensi, konsensus, keadilan dan akuntablitas.

Kata kunci: Kedung Ombo; kelembagaan; sinergitas; QCA


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.